Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
17 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
16 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
3
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
15 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
16 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
15 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jauh dari Keseharian, Soal Ujian MA yang Memuat Materi Khilafah akan Dimusnahkan

Jauh dari Keseharian, Soal Ujian MA yang Memuat Materi Khilafah akan Dimusnahkan
Ist.
Kamis, 05 Desember 2019 18:15 WIB
JAKARTA - Kemenag Kabupaten Kediri, mengambil langkah cepat dengan menarik semua soal ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) kelas XII Madrasah Aliyah (MA) di Kediri, yang memuat materi khilafah. Dan akan dimusnahkan.

"Semua soal kita tarik dan langsung kita musnahkan," ujar Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Zuhri dikutip dari Sindonews.com, Kamis (5/12/2019).

Berulangkali, kata Zuhri, Ia sudah menekankan jika materi soal sebaiknya diambil dari kehidupan sehari hari, seperti perihal pernikahan, nifas dan sebagainya.

Menurutnya, soal khilafah tidak ada dalam kehidupan sehari hari. "Saya selalu mengingatkan untuk berhati hati dalam membuat soal. Lebih baik mematangkan soal sehari hari,".

Dalam permasalahan ini, kata Zuhri, Kemenag akan melakukan ujian ulang bagi siswa Madrasah Aliyah. Adapun mata pelajaran Fikih yang akan diujikan, akan dibuat soal baru. Namun untuk proses pembuatannya masih menunggu arahan Kanwil Kemenag Jatim.

"Untuk soal baru kita masih menunggu arahan Kanwil," terangnya.

Dalam kesempatan itu Zuhri juga mengatakan, meski guru pembuat soal khilafah (Guru MAN 2 Kota Kediri) sudah mengaku dan meminta maaf, yang bersangkutan tetap harus mempertanggungjawabkan ke pimpinan (Kanwil Kemenag Jatim).

Sebab persoalan ini sepenuhnya ditangani kemenag Jatim. "Pertanggung jawaban ke pimpinan," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Pendidikan, DKI Jakarta

wwwwww