Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
22 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
23 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
21 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
22 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
22 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Warga soal Penangkapan HJS, dan Netizen yang Minta 'Kandangi di Kandang Babi'

Kata Warga soal Penangkapan HJS, dan Netizen yang Minta Kandangi di Kandang Babi
Tangkapan layar media sosial, Line.
Kamis, 05 Desember 2019 17:20 WIB
JAKARTA - Bareskrim Polri menangkap Habib Jafar Shodik Alattas, pelaku penghinaan terhadap Wapres Maruf Amin. Jafar ditangkap di kediamannya di RT 05, Jatirahayu, Depok.

Kumparan mengabarkan, Jafar ditangkap lantaran menghina Wapres Maruf Amin dengan sebutan 'babi' . Laporan penangkapan Jafar tercatat dengan nomor LP/A/1019/XII/2019 Bareskrim.

Ketua RT05 Depok, Witutu, membenarkan penangkapan terhadap Jafar. Ia mengaku dimintai kepolisian dari Bareskrim untuk menujukkan rumah Jafar.

“Jam 23.30 WIB itu dari kepolisian Mabes Polri. Itu permisi ke rumah, menanyakan ada enggak warga saya yang bernama Jafar Shodik,” ujar Witutu.

Menurut Witutu, Jafar Shodik dibawa ke Mabes Polri. Namun, Ia tak tahu kasus yang menjerat Jafar.

“Sekitar pukul 00.00 Pak Jafarnya datang dan saya ajak ke rumah jadi setelah itu dikasih tunjuk surat Sprin tugasnya dan dibawa ke Mabes,” tandasnya.

Sebelumnya, ceramah Jafar Shodik ramai di tersebar di media sosial. Dalam ceramahnya yang diduga dilakukan sebelum pemungutan suara April 2019, Jafar menjelaskan ustaz bayaran sama dengan babi. Dia lalu bertanya kepada jemaah,"Jadi Ma''ruf Amin babi bukan?" yang dijawab jemaah,"Babi."

Kasus ini menarik perhatian warganet. Pantauan GoNews.co di media sosial, Line, netizen mengungkapkan berbagai reaksi keras. @Fahri misalnya, Ia berkomentar, "muka2 mirip mayat teroris abis ngebom kok berani beraninya hina kyai,".

Dan komentar, "Habib tolol.masa kiyai juga lu katain . Lu habib tp gak belajar agama apa?" dari @Surya.

Sementara akun @$ meminta, "Kandangi aja di kandang babi..,". Serta, "Bikin malu agamanya aja," kata @Rose.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Hukum, DKI Jakarta, Jawa Barat

wwwwww