Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
10 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
9 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Anaknya Alami Musibah, Spaso Belum Gabung Timnas Indonesia
Sepakbola
23 jam yang lalu
Anaknya Alami Musibah, Spaso Belum Gabung Timnas Indonesia
4
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
22 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
1 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Pemain Persik Kediri Diminta Kumpul 7 Agustus 2020
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pemain Persik Kediri Diminta Kumpul 7 Agustus 2020
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penuhi Janjinya, Erick Thohir Pecat Dirut Garuda

Penuhi Janjinya, Erick Thohir Pecat Dirut Garuda
Menteri BUMN, Erick Thohir bersama dengan Kemenkeu dan beberapa pihak menijau barang selundupan yang diangkut maskapai Garuda/RMOL
Kamis, 05 Desember 2019 19:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya memenuhi janjinya untuk memecat Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Askhara.

Hal ini dilakukan Erick, setelah kejadian adanya satu pesawat Garuda yang diketahui menyelendupkan onderdil ilegal Harley Davidson.

"Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara AA, Direktur Utama Garuda," kata Menteri BUMN, Erick Thohir di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (5/12).

Mengingat Garuda Indonesia merupakan perusahaan publik, maka akan ada prosedur lanjutan.

"Tidak hanya di situ saja, kami akan terus melihat lagi oknum-oknum yang akan tersangkut di dalam kasus ini,” tegasnya.

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan komite audit yang menyebutkan bahwa komponen tersebut merupakan pesanan Ari.

Adapun transaksi pembelian tersebut dilakukan pada April 2019 melalui rekening pribadi yang ditransfer ke Amsterdam. Hingga akhirnya motor dibawa ke Indonesia atas nama salah satu pegawainya yang berinisial SAS pada penerbangan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019 lalu.***


wwwwww