Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
20 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
19 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
20 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
16 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bercanda Bawa Bom, Penumpang di Bandara Adisujipto Gagal Terbang ke Bali

Bercanda Bawa Bom, Penumpang di Bandara Adisujipto Gagal Terbang ke Bali
Jum'at, 06 Desember 2019 19:37 WIB
YOGYAKARTA - Gara-gara bercanda membawa bom, seorang penumpang pesawat Air Asia penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan Denpasar gagal terbang, Jumat (6/12). Penumpang berinisial TH ini pun diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

General Manager Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama membenarkan adanya penumpang pesawat Air Asia QZ 8441 tujuan Denpasar, Bali yang bercanda membawa bom.

"Jadi memang benar telah terjadi candaan bom, tepatnya pukul 08.15 WIB. Pelaku ini inisialnya TH. Yang bersangkutan ini penumpang pesawat Air Asia QZ 8441 tujuan Denpasar," Pandu saat dihubungi.

Pandu menerangkan candaan membawa bom yang dilontarkan oleh TH ini didengar oleh crew Air Asia. Kemudian candaan ini dilaporkan oleh crew Air Asia ke pilot dan diteruskan ke otoritas Bandara Internasional Adisutjipto.

"Saksi yang mendengar candaan itu adalah air crew attendant Air Asia QZ 8441 Denpasar. Kemudian ada saksi juga dari bagian ground di Air Asia ini juga mendengar. Intinya kronologinya seperti itu," papar Pandu

Pandu menerangkan dampak dari candaan ini, semua penumpang penerbangan kembali diturunkan untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Pemeriksaan ulang ini dilakukan terhadap para penumpang bersama barang bawaannya.

"Seluruh orang dan barang diturunkan. Kemudian dilakukan pemeriksaan khusus pada seluruh penumpang dan barang bawaannya. Memang hasilnya negatif. Seluruh barang bawaan dan penumpang diboardingkan lagi setelah dinyatakan clear. Pesawat diterbangkan kembali pukul 08.45 WIB," urai Pandu.

Sementara itu terhadap pelaku, Pandu menyebut pihaknya lewat Avsec melakukan pemeriksaan khusus. Untuk pemeriksaan khusus ini dilakukan guna mengungkap motif pelaku melontarkan candaan tersebut.

Pandu menjelaskan bahwa penumpang berinisial TH menyampaikan candaannya usai pesawat doorclose dan akan pushback. Candaan TH ini disampaikan kepada air crew atau pramugari Air Asia.

"Setelah doorclose pesawat mau push back. Penumpang atas nama TH ini melakukan candaan. Dia bercanda bahwa dia membawa bom. Disampaikan kepada air crew yang sedang on board. Kemudian dari air crew atau pramugari, menyampaikan ke kapten pilot," ujar Pandu saat dihubungi.

Pandu menerangkan saat dimintai keterangan, TH mengakui bahwa ucapannya mengenai membawa bom merupakan candaan. Pandu menyebut bahwa TH telah meminta maaf dan membuat surat pernyataan.

"Motifnya hanya bercanda saja untuk menakuti-nakuti pramugari. Keduanya masih di Yogya. Dari 163 penumpang, 161 yang diberangkatkan lagi. Sedang dua penumpang, yaitu TH dan rekannya gagal terbang. TH masih di Jogja, masih diperiksa," urai Pandu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Ekonomi, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali

wwwwww