Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
Politik
22 jam yang lalu
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
2
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
Kesehatan
19 jam yang lalu
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
3
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
7 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
4
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
5
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
8 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
6
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Politik
10 jam yang lalu
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fadel Muhammad Minta Fokus Masalah Ekonomi di Amandemen Terbatas

Fadel Muhammad Minta Fokus Masalah Ekonomi di Amandemen Terbatas
Jum'at, 13 Desember 2019 12:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BINTARO - Masyarakat mendorong pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas persoalan ekonomi dalam wacana Amandemen UUD 45 terbatas yang bakal dilakukan MPR RI. Masyarakat kecil khususnya, berharap bisa segera sejahtera secara ekonomi.

Merespon hal itu, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad tak menampik hal tersebut. Menurut pimpinan MPR unsur DPD, bangsa sehat adalah bangsa yang mampu mensejahterakan rakyatnya secara ekonomi.

Fadel Muhammad mengungkapkan, masalah bangsa terbesar dan terberat saat ini adalah seputar perekonomian rakyat seperti penurunan daya beli, kesulitan modal kerja dan ketidakmampuan membayar bunga pinjaman.

Fadel melihat permasalahan tersebut saat bertemu dan berbincang dengan masyarakat di berbagai daerah dalam berbagai kesempatan antara lain saat Sosialisasi Empat Pilar. "Sebagai Pimpinan MPR, saya sering bertemu dengan masyarakat di berbagai daerah. Saat berkeliling dan berbincang dengan masyarakat itulah, saya menyadari bahwa masalah terbesar dan terberat bangsa ini adalah soal ekonomi rakyat. Masalah inilah yang mesti mendapat perhatian lebih kita semua terutama pemerintah," katanya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (12/12/2019).

“Masalah pembangunan bangsa negara harus terselesaikan dengan baik. Apalagi saya sekarang melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di daerah Tanggerang Selatan ini, mendapat informasi masih banyaknya masyarakat yang kurang secara ekonomi," tandasnya.

Apalagi kata mantan Gubernur Gorontalo itu, Tangerang Selatan secara ekonomi mengikuti perkembangan dari DKI Jakarta. “Di daerah ini penduduknya banyak, ini adalah bagian dari Jakarta yang terus menerus ikut perkembangan zaman,” kata Fadel.

Bahkan tak hanya di Tangerang Selatan yang masih jauh tingkat kesejahteraan pada masyarakatnya. Fadel mengaku saat dirinya berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia, hal serupa ikut terjadi. “Ketika saya keliling-keliling Indonesia, masalah yang terberat memang masalah ekonomi,” ungkap Fadel.

Oleh karenanya, Fadel jelang pembahasan Amandemen terbatas UU 45 telah mempersiapkan bahan materi untuk dibahas. “Bagaimana ekonomi menengah ke bawah ini dapat perhatian lebih dari pemerintah, kebijakan baru perlu dibuat. seperti ‘limited state intervention’ (intervensi terbatas dari pemerintah),” tegas Fadel.

“Misal ada subsidi suku bunga, lalu rakyat modal kerja dibantu pemerintah. Dengan intervensi terbatas ini, kita berharap bisa dibahas dalam Amandemen terbatas ini untuk menjadi kebijakan pemerintah ke depan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fadel berharap usulannya itu bisa dibahas bersama Presidem Jokowi. “Sementara ini masih tahap pembicaraan klausul amandemen, beberapa perubahan kepada presiden,” tandas Fadel.***

wwwwww