Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
Politik
22 jam yang lalu
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
2
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
Kesehatan
19 jam yang lalu
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
3
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
8 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
4
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
5
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
8 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
6
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Politik
11 jam yang lalu
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Home  /  Berita  /  GoNews Group
ADVERTORIAL

Nagari Katiagan Dapatkan Bantuan Senilai Rp1,4 Miliar dari Kementerian Desa

Nagari Katiagan Dapatkan Bantuan Senilai Rp1,4 Miliar dari Kementerian Desa
Wali Nagari Katiagan Endang Putra, Tim PT Aruna dan peserta pelatihan foto bersama di depan gedung pengolahan rajungan.
Kamis, 19 Desember 2019 12:06 WIB
Penulis: Rio Nasution
PASBAR- Pembukaan Pelatihan Perikanan Terintegrasi Tahun 2019 yang digelar di kantor Wali Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) berlangsung dengan meriah. Selasa (17/12/2019).
 

Acara pembukaan dihadiri Kepala Dinas DPMN Pasbar diwakili Kabid UEM, M Ghor, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pasbar diwakili Kabid Tangkap Zulfi dan tim dari PT Aruna.

Wali Nagari Katiagan, Endang Putra, menjelaskan, Pelatihan Perikanan Terintegrasi ini diadakan berujung kepada Nagari Katiagan yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa sebesar Rp1,4 miliar. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 17 - 20 Desember 2019 dan diikuti 51 peserta.

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_rkjhu_304.jpgAcara pembukaan Pelatihan Perikanan Terintegrasi tahun 2019 di kantor Wali Nagari Katiagan. Acara yang dibuka Wali Nagari Katiagan Endang Putra dan tim dari PT Aruna.

"Jadikan pelatihan ini sebagai langkah untuk menimba ilmu, dan hendaknya dapat diikuti secara serius, karena para narasumber dari PT Aruna sangat profesional," pesan Wali Nagari Katiagan Endang Putra kepada para peserta pelatihan.

Ia berharap, peserta pelatihan jangan hanya sekedar mengharapkan uang saku dan baju saja. "Ambillah ilmu dari para narasumber agar nantinya ilmu yang didapat bisa digunakan di kehidupan sehari-hari, dan tidak tertutup kemungkinan akan menambah penghasilan dalam keluarga," kata Endang.

Wali Nagari juga mengharapkan agar bantuan peralatan ini dapat dirawat sebaik mungkin, jangan sampai dipindahtangankan, apalagi sampai dijual. "Ini merupakan bantuan pemerintah pusat, yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Nagari Katiagan," imbau Endang.

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_awxrc_303.jpgWali Nagari Katiagan Endang Putra dan Tim PT Aruna Jungjung Mananta, saat sedang memberikan arahan ke peserta pelatihan pengolahan kepiting rajungan.

Sementara itu Tim Pengelola Kegiatan Kemitraan (TPKK) Nagari Katiagan Rio Fernando mengatakan, pihaknya sebagai penerima bantuan peralatan nelayan dari Kemendes senilai Rp1,4 miliar, setelah kegiatan selesai maka peralatan ini akan diserahkan kepada BUMNag Elo Pukek Nagari Katiagan dan akan menjadi aset nagari.

Bantuan senilai Rp1,4 miliar ini diperuntukan sebagai alat tangkap nelayan, berupa jaring, 4 unit boat beserta mesin, gedung pengolahan, kendaraan roda empat sebagai mobilisasi penghasilan, Pelatihan Perikanan Terintegrasi, dan pada tahun 2018 Nagari Katiagan juga menerima bantuan dari Kemendes berupa ice flake.

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_4xjuw_302.jpgWali Nagari Katiagan Endang Putra, Tim PT Aruna dan peserta pelatihan saat berfoto bersama di depan gedung pengolahan rajungan.

Sementara itu, perwakilan PT Aruna, Jungjung Maranata SPi menjelaskan, pelatihan ini merupakan program kerjasama Kemendes dengan PT Aruna, yang bergerak di bidang pelatihan pengolahan kepiting rajungan. Bukan hanya pengolahan saja, PT Aruna juga ikut andil untuk memasarkan hasil rajungan dengan nilai jual yang sangat tinggi.

"Pelatihan Perikanan Terintergrasi Nagari Katiagan ini ada tiga unsur, yakni pelatihan pengolahan kepiting rajungan, pelatihan manajemen nelayan, dan pelatihan aplikasi," sebut Jungjung.

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_mwstn_301.jpgBantuan dari Kemendes berupa 4 unit Bot nelayan beserta mesinnya.

"Untuk pelatihan pengolahan kepiting rajungan, kami akan memberi bimbingan bagaimana mengolah kepiting rajungan, dari bahan mentah sampai dengan proses packing dan siap dipasarkan oleh PT Aruna," ujarnya.

Lebih lanjut, Jungjung mengatakan, dalam proses pengolahan rajungan ini akan menyerap tenaga kerja sekitar 40 orang ibu-ibu dan nelayan. Tentunya dalam hal ini sangat membantu perekonomian masyarakat Katiagan, yang semula hanya sebagai ibu rumah tangga, dengan adanya pengolahan rajungan ini, masyarakat sekitar akan mendapatkan penghasilan tambahan.

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_ps7xa_300.jpgSalah seorang peserta pelatihan pengolahan kepiting rajungan tampak sedang merebus keping rajungan.

Diharapkan yang mengikuti pelatihan agar ada niat dan tekat yang kuat untuk membangun nagari dari hasil pelatihan ini. Agar nantinya perekonomian masyarakat sekitar naik dan sejahtera. (adv/rio)

https://www.gosumbar.com/assets/imgbank/19122019/gosumbarcom_q4lpg_299.jpg

Peserta pelatihan menerima bantuan dari Kemendes berupa alat tangkap nelayan jenis jaring.

wwwwww