Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Badminton
Microsite Parlementaria DPRD Pekanbaru

Komisi IV Minta Pembangunan Kios Pasar Induk Pekanbaru Distop untuk Sementara

Komisi IV Minta Pembangunan Kios Pasar Induk Pekanbaru Distop untuk Sementara
Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru
Rabu, 08 Januari 2020 19:41 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Pembangunan kios baru di Pasar Induk, diduga mengakibatkan lingkungan warga terendam banjir. Berkaitan hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla meminta agar pembangunan kios tersebut distop untuk sementara waktu.

"Hentikan dulu sampai mereka menunjukkan sket rencana pekerjaan sesuai dengan perizinan," kata saat berbincang bersama wartawan, Senin (06/01/2020).

Dikatakan politisi PAN ini, pembangunan pasar induk ini, diduga tidak memperhatikan lingkungan yang mengakibatkan kebanjiran di beberapa daerah di Kelurahan Sidomulyo Barat.

Selain itu, Komisi IV juga telah melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung situasi di daerah tersebut, sesuai dengan apa yang dikeluhkan warga ke dewan.

"Di RW 25 kalau tak salah saya, daerah Sidomulyo Barat, kita turun lapangan meminta pengelola melihatkan sket rencana pekerjaan mereka. Mereka hanya bisa melihatkan denah yang mereka buat sendiri, tak sesuai lagi dengan pertama sekali mereka ajukan," terang Roni.

Fakta di lapangan yang didapatkan Komisi IV, bahwa muncul kios-kios baru yang awalnya tidak ada dalam pengajuan perizinan. Parahnya lagi, kios itu dibangun bersempadan dengan jalan masyarakat yang menyebabkan kebanjiran. (parlementaria)

wwwwww