Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Pantau Kasus Asabri, Prabowo Ingin Pastikan Dana Prajurit Aman

Pantau Kasus Asabri, Prabowo Ingin Pastikan Dana Prajurit Aman
Selasa, 14 Januari 2020 15:52 WIB
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud Md yakin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap kasus dugaan korupsi Rp 10 triliun PT Asabri. Staf Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan Prabowo akan memberi perhatian khusus kepada kasus ini sembari menunggu informasi lengkap dari pihak terkait lainnya.

"Pasti. Ketika mendapat laporan terkait dugaan korupsi di Asabri, Menhan sedang mempelajari dan menunggu informasi lengkap permasalahannya dari Menteri BUMN dan BPK," kata Dahnil yang merupakan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).

Dahnil menyebut Prabowo sebagai Menteri Pertahanan berkepentingan terkait kasus dugaan korupsi di PT Asabri. Ini karena Asabri menampung dana prajurit TNI, Polri hingga PNS Kementerian Pertahanan.

"Menhan berkepentingan dengan kasus Asabri meski Asabri adalah BUMN di bawah Koordinasi Kementerian BUMN, namun dari total aset 35, 188 triliun PT Asabri berasal dari uang iuran pensiun prajurit TNI/Polri dan PNS TNI/Polri termasuk PNS Kemhan, di mana dari total gaji pokok mereka setiap bulan dipotong 4,75 persen untuk iuran pensiun dan 3,25 persen untuk tunjangan hari tua," tutur Dahnil.

"Jadi, Pak Menhan ingin memastikan dana prajurit tetap aman dan tidak terganggu," jelas Dahnil.

Mahfud Md sebelumnya menyebut kasus Asabri bukan hal baru. Pada awal reformasi, saat menjadi Menhan, Mahfud membuka kasus itu ke publik.

Asabri kini diduga bermasalah lagi dengan Mahfud Md menyebut ada isu korupsi Rp 10 triliun. Dia yakin kasus ini bakal jadi perhatian Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

"Nampaknya itu nanti akan banyak juga menjadi porsi perhatian Pak Menhan dan memang secara proporsional harus begitu. Nanti kita akan secepatnya lah," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/1).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:DETIK.COM
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww