Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ini Penyebab Kevin Diks Tak Bisa Bergabung Dengan Timnas U 20
2
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
Politik
22 jam yang lalu
Cabup Dinilai Tak Penuhi Syarat, KPU Mabar Diminta Taat Aturan
3
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
MPR RI
23 jam yang lalu
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
4
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
Sepakbola
13 jam yang lalu
Bima Sakti Lebih Banyak Berikan Latihan Permainan
5
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
6
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Umum
23 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Antisipasi Wabah Corona, Bamsoet Minta Pemerintah Segera Keluarkan Travel Warning

Antisipasi Wabah Corona, Bamsoet Minta Pemerintah Segera Keluarkan Travel Warning
Senin, 27 Januari 2020 20:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri segera mengeluarkan travel warning bagi warga negara Indonesia ke China.

Mengingat penyebaran virus Corona tak hanya di Wuhan saja, melainkan juga sudah menyebar ke berbagai wilayah di China. Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan setidaknya sudah 80 orang meninggal akibat Corona. Sedangkan 2.744 jiwa lainnya masih terinfeksi dan menjalani perawatan. 

"Kementerian Perhubungan sudah melarang maskapai melakukan penerbangan dari dan ke Wuhan. Bahkan jika perlu, untuk sementara waktu perlu juga dipertimbangkan pelarangan penerbangan dari dan ke seluruh wilayah China. Melihat penyebarannya yang sangat masif dan belum adanya vaksin yang dapat mengobati, Kementerian Luar Negeri sepatutnya juga mengeluarkan travel warning. Inggris dan Amerika Serikat sudah memberikan travel warning," ujar Bamsoet menanggapi penyebaran virus Corona, di Jakarta, Senin (27/1/20).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Mantan Ketua DPR RI 2014-2019 ini menekankan, dengan mengeluarkan Travel Warning, menunjukan kepedulian pemerintah terhadap warganya. Bahkan jika perlu, untuk sementara waktu ini perlu pula dibuat larangan bagi warga negara China yang ingin berkunjung ke Indonesia.

"Memang hingga kini di Indonesia belum ada korban yang positif terinfeksi Corona. Namun bukan berarti kita tak boleh mengendurkan kewaspadaan. Kemampuan virus Corona untuk menyebar sangat kuat. Tak hanya ditularkan oleh orang yang sudah terinfeksi saja, melainkan juga bisa ditularkan oleh orang yang sedang dalam masa inkubasi virus. Ini menunjukan virus Corona lebih kuat dibanding SARS yang tak bisa menyebar di masa inkubasi," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini mengingatkan, walaupun di berbagai bandara Indonesia sudah disediakan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh, bukan jaminan Indonesia bisa terhindar dari virus Corona. Karena thermal scanner hanya mendeteksi suhu tubuh untuk menilai dugaan awal orang yang terkena virus Corona. Sedangkan orang yang masih dalam masa inkubasi virus, dimana suhu tubuhnya belum naik dan masih normal, bisa lolos dari thermal scanner.

Di China sendiri hingga Jumat (24/1) Tiongkok telah mengisolasi 13 kota dan 41 juta penduduk. Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek 25 Januari 2020 ini, telah dibatalkan demi menjaga keselamatan warganya. Kita juga perlu memberikan apresiasi kepada pemerintah China yang melakukan pembatalan sementara penerbangan komersial sejumlah maskapai penerbangan dari dan ke Wuhan dengan kesadaran pemerintah China sendiri.

"Masa inkubasi virus Corona mencapai dua minggu hingga munculnya gejala penyakit berupa demam dan lain sebagainya. Seseorang yang merasa sehat, bisa saja sebenarnya di dalam tubuhnya ia sedang terkena virus Corona. Karena itu, mengeluarkan travel warning dan mencegah sementara waktu kunjungan wisatawan China ke Indonesia adalah pilihan yang bijaksana guna melindungi rakyat Indonesia dari dampak penyebaran virus yang mematikan ini," pungkas Bamsoet.***


wwwwww