Citilink akan Pulangkan 180 Wisatawan China yang Berkunjung ke Solo

Citilink akan Pulangkan 180 Wisatawan China yang Berkunjung ke Solo
Senin, 27 Januari 2020 20:45 WIB
SOLO - Maskapai Citilink akan memulangkan 180 wisatawan asal Kunming, China, Selasa (28/1) besok. Sebelumnya, para wisatawan itu tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Rabu pekan lalu. Mereka mengunjungi sejumlah obyek wisata di Solo dan sekitarnya.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Abdullah Usman mengatakan, penerbangan Solo-Kunming akan menggunakan pesawat cater Citilink Airbus A320 Neo.

"Besok itu ada penerbangan ke Kunming, China. Hanya mengembalikan yang kemarin datang, jadi dari sana tidak bawa penumpang," ujar Usman saat ditemui di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Adi Soemarmo, Senin (27/1).

Usman menyampaikan, untuk sementara, penerbangan dari Kunming ke Adi Soemarmo Solo ditiadakan. Penutupan bersifat until further notice (UFN) atau hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihaknya bersama berbagai pihak terkait baru saja menggelar rapat koordinasi terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran virus Corona. Sejauh ini, penyebaran di Jawa Tengah masih negatif.

"Yang siaga adalah Angkasa Pura (AP) I, Citilink, Gapura, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan RSUD Dr Moewardi Solo sebagai rumah sakit rujukan. Yang waspada di luar itu," katanya.

Dalam koordinasi tersebut, dikatakan Usman, juga dibahas mengenai pencegahan, penjagaan, tindakan dan evakuasi. Untuk sementara, penerbangan dari Kunming, China ke Bandara Adi Soemarmo ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.

"Pesawat Citilink yang melayani carter Kunming, China ke Solo pada Rabu besok untuk sementara tidak ada. Hanya mengantar penumpang ke Kunming yang telah datang kemarin," katanya.

Menurut Usman, penutupan dilakukan hingga penyebaran virus Corona mereda. Bahkan sampai minggu depan belum ada kepastian akan dibuka lagi atau belum. Meskipun Kota Kunming dengan Wuhan jaraknya sangat jauh, namun pihaknya tetap melakukan penutupan sementara, apalagi penyebaran penyakit tersebut sangat cepat.

"Meskipun dari pihak regulator atau dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak melarang penerbangan Kunming-Solo, karena jaraknya sangat jauh, tapi lebih baik tutup dulu," katanya lagi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:mERDEKA.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Jawa Tengah

wwwwww