Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
18 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
18 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
18 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
17 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
16 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
17 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  Riau

Shalat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Kami Datang karena Rindu dengan Saudara Sesama Muslim

Shalat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Kami Datang karena Rindu dengan Saudara Sesama Muslim
Belasan wisatawan Muslim asal Kota Kunming, China, shalat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sumatera Barat, Rabu (29/1) siang. (republika.co.id)
Kamis, 30 Januari 2020 09:35 WIB
PADANG - Sebagian dari anggota rombongan wisatawan asal Kota Kunming, China, yang berkunjung ke Sumatera Barat (Sumbar) sejak tanggal 26 Januari lalu, merupakan pemeluk Islam.

Dikutip dari republika.co.id, pada Rabu (29/1/2020) siang, 15 wisatawan Muslim asal Kunming itu ikut shalat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar), di Jalan Khatib Sulaiman, Padang. Salah seorang diantaranya adalah Xing (39).

Xing mengaku bersyukur karena akhirnya ia dan saudara seimannya dari China bisa shalat berjamaah di masjid yang menjadi ikon religi Sumbar tersebut.

''Alhamdulillah, kami bisa shalat di sini. Semua beban menjadi sirna,'' kata Xing, melalui keterangan tertulis yang diterima republika.co.id.

Xing mengaku kunjungan 150 orang wisatawan asal Kunming ke Sumbar cukup berat. Mereka datang bersamaan dengan merebaknya wabah virus corona di China sehingga kedatangan mereka dikhawatirkan membawa virus mematikan tersebut ke Indonesia.

''Cukup berat kunjungi Sumbar ini,'' ucap Xing.

Usai melaksanakan shalat Zuhur berjamaah, perwakilan wisatawan menyampaikan permintaan maaf kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Para wisatawan merasa telah menciptakan ketidaknyamanan karena kedatangan mereka dikhawatirkan membawa virus corona.

Xing menceritakan, ia dan beberapa saudara seimannya dari Kunming langsung mengambil kesempatan berwisata ke Indonesia khususnya Sumbar karena telah mendapat informasi di daerah tujuan wisatanya kali ini merupakan negeri dengan mayoritas Muslim. Xing mengetahui Sumbar sangat kental dengan nuansa Islami.

''Kami datang karena rindu pada saudara sesama Muslim di Indonesia. Kami mendengar nama negeri ini sejak pandai mengaji dulu. Ada saudara kami di sebelah laut, pemeluk Islam yang taat. Akan kuceritakan pada ibu dan nenek nanti di rumah,'' ucap Xing.

Selain menemukan suasana Islami, Xing juga senang bisa menikmati santapan kuliner khas Minangkabau sejak menginjakkkan kaki di Sumbar. Salah satu yang paling disukai Xing ialah rendang.

''Soal makanan mereka unik dan enak, terutama rendang padang,'' kata Xing. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Peristiwa, Riau, Umum

wwwwww