PLBN Terpadu Entikong Bentuk Tim Gerak Cepat Tanggulangi Virus Corona

PLBN Terpadu Entikong Bentuk Tim Gerak Cepat Tanggulangi Virus Corona
Pos Perbatasan Entikong. (Istimewa)
Jum'at, 31 Januari 2020 18:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Virus corona atau 2019-nCoV masih menjadi musuh di banyak negara, Pemerintah Indonesia melalui pihak-pihak terkait telah menjaga pintu-pintu masuk negara untuk mencegah virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok itu masuk ke Nusantara.

Penjagaan semakin diperketat setelah negara yang dekat dengan Indonesia yaitu Malaysia menjadi negara yang masuk dalam 13 negara yang mengkonfirmasi terinfeksi virus corona. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu juga telah melakukan beberapa langkah antisipasi agar virus corona tidak masuk ke Indonesia melalui perbatasan negara.

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Negara BNPP, Robert Simbolon, menyampaikan PLBN Entikong yang berada di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat telah membentuk Tim Gerak Cepat Penanggulangan Kejadian Luar Biasa untuk berjaga-jaga jika petugas mendapat kasus pelintas batas yang diduga terjangkit virus corona.

“Di PLBN Entikong telah dibentuk Tim Gerak Cepat Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Atau Wabah yang bertugas mengambil langkah-langkah taktis saat diduga adanya suspect virus corona,” ujarnya di Kantor BNPP, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).

Selain membentuk tim tersebut, PLBN Entikong bersama dengan enam PLBN lainnya (PLBN Aruk, PLBN Badau, PLBN Motaain, PLBN Motamasin, PLBN Wini dan PLBN Skouw) telah meningkatkan pengawasan aktifitas lintas batas manusia dan barang melalui pemindaian suhu tubuh pelintas batas dengan thermoscanner, thermometer infrared, metode surveilance syndrome, dan pelacakan riwayat perjalanan pelintas batas oleh pihak Imigrasi.

Selain itu petugas yang bekerja di PLBN dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker mulut dan sarung tangan untuk mencegah penularan melalui kontak dengan pelintas batas.

Edukasi kepada pelintas batas dan masyarakat sekitar melalui poster, iklan pada layar monitor di pintu kedatangan dan keberangkatan PLBN, serta pembagian selebaran juga sudah dilakukan. Bahkan tujuh PLBN yang tersebar di perbatasan negara juga sudah menyiapkan mobil ambulance dan ruang isolasi karantina kesehatan sebagai aksi cepat saat diduga terdapat suspect virus corona.

PLBN merupakan gerbang masuk Indonesia melalui jalur darat. Tiga PLBN tersebar di daratan Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu PLBN Motaain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini berbatasan dengan negara Timor Leste. Serta PLBN Skouw berada di bumi cendrawasih Papua berbatasan dengan negara Papua New Guinea.

Sementara tiga PLBN yang tersebar di daratan Kalimantan yaitu PLBN Aruk, PLBN Entikong dan PLBN Badau berbatasan langsung dengan negara Malaysia.***


wwwwww