Pasca Ricuh, Polisi Blokade Arena Kongres PAN

Pasca Ricuh, Polisi Blokade Arena Kongres PAN
Aparat Kepolisian memblokade pintu masuk Hotel Claro. (GoNews.co)
Selasa, 11 Februari 2020 15:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KENDARI - Pasca ricuh, ratusan aparat kepolisian memperletat pengamanan Lokasi kongres PAN di Hotel Claro Kendari. Sebelumnya, acara kongres sempat memanas dan puluhan kader terluka.

Pantuan di lokasi, aparat kepolisian dengan alat lengkap tampak memblokade tempat masuk hotel. Setiap orang yang akan masuk lokasi kongres harus meminta ijin aparat kepolisian.

Pasca ricuh, salah satu calon ketua umum PAN periode 2020-2025, yakni Asman Abnur juga menyatakan mengundurkan diri. 

"Saya memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonan ini," kata Asman dalam pernyataannya ke media.

Dengan demikian, kongres PAN hanya menyisakan tiga caketum PAN yang masih bertahan untuk maju yaitu, Caketum PAN yang kini tersisa adalah Mulfachri, Zulkifli Hasan, dan Drajad Wibowo.

Sementara itu, Mulfacri Harahap mengajak semua pihak untuk menggunakan kongres  menyusun agenda besar untuk menyambut kepentingan lima tahun ke depan. 

"Saya berharap siapapun yang keluar sebagai pemenang nanti adalah kemenangan kita semua kader PAN," ujarnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, dirinya memaklumi bahwa tidak mudah bagi seluruh kader, simpatisan PAN untuk datang ke Kendari ini. 

Oleh sebab itu mari kita kawal kongres ini dengan sebaik baiknya sehingga kongres ini legitimate,mari kita laksanakan nanti pemilihan secata objektof dan fair. Jangan ada yang tidak berhak menggunakan hak suara. Yang berhaklah yang harus memilih," pungkasnya.***


wwwwww