Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
15 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
15 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
16 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
15 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
14 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  Riau

Usai Menjerit 'Ya Allah...' Sebanyak 4 Kali, Wanita di Inhil Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Tubuh Penuh Luka Bacokan di Kamar

Usai Menjerit Ya Allah... Sebanyak 4 Kali, Wanita di Inhil Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Tubuh Penuh Luka Bacokan di Kamar
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto istimewa)
Kamis, 13 Februari 2020 08:45 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Seorang wanita bernama Yusi Susanti (36) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar setelah cekcok dengan sang suami di rumahnya yang berada di Jalan SMP Lorong Bunga Tanjung, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Rabu (12/2/2020).

Kasubag Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu pelapor yang merupakan tetangga korban, mendengar keributan dari dalam rumah korban.

"Jadi pelapor ini mendengar jeritan dari dalam rumah korban, yang mana suara jeritan itu diduga adalah suara korban yang mengucapkan, Ya Allah..., Ya Allah, hingga empat kali. Setelah jeritan itu, pelapor melihat ada darah yang keluar dari depan pintu kamar korban," terang Warno kepada GoRiau.com, Kamis (13/2/2020) pagi.

Kemudian, pelapor langsung pergi ke Polsek Reteh untuk melaporkan kejadian yang dilihatnya itu. Selanjutnya, atas laporan itu tim opsnal Polsek Reteh langsung mendatangi lokasi kejadian.

''Setelah di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, kondisi tubuhnya itu penuh luka bacokan dan darah berserakan didalam kamarnya," lanjut Warno.

Ternyata, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan, pelaku pembunuhan itu adalah suami korban, yang bernama Maspudin (34), dimana setelah membunuh istrinya, pelaku langsung melarikan diri.

Setelah dilakukan visum terhadap korban, terdapat luka bacokan parang pada bagian leher kanan dan kiri, tengkuk, perut, telapak tangan kiri, tangan kanan, dan kaki.

Adapun barang bukti yang berhasil ditemukan petugas adalah, sebilah parang berlumuran darah beserta sarung, sbilah pisau berlumuran darah, dan shelai baju daster warna merah berlumuran darah. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww