Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

Hendra/Ahsan Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Filipina

Hendra/Ahsan Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Filipina
Jum'at, 14 Februari 2020 22:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Ganda putra menyumbang angka kedua bagi tim Indonesia dalam laga perempat final Badminton Asian Team Championships 2020. Indonesia sementara unggul 2-0 atas Filipina setelah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengalahkan Peter Gabriel Magnaye/Alvin Morada dengan skor 21-16, 21-12. Angka pertama disumbang oleh Anthony Sinisuka Ginting.

Hendra/Ahsan mengatakan bahwa dari awal mereka tak membiarkan lawan untuk mengembangkan permainan.

"Awalnya lumayan juga, bolanya kencang, jadi kami harus main dengan menekan lawan. Kalau lawan berkembang dan bisa mengembalikan malah buat susah kami sendiri nanti," kata Ahsan setelah pertandingan.

"Ini pertandingan pertama kami di turnamen ini, jadi kami masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Terutama shuttlecock-nya karena shuttlecock yang dipakai kencang, jadi harus bisa kontrol, harus mencoba pola kami dulu," ujar Hendra kepada Badmintonindonesia.org.

Meski diunggulkan di tempat pertama, Hendra mengatakan bahwa peluang tim putra Indonesia untuk juara masih 50-50. Hendra tak mau menganggap enteng lawan, walau Tiongkok absen, masih banyak pesaing yang patut diwaspadai.

"Peluang tetap 50-50, kalau misalnya lolos ke semifinal, kami akan bertemu dengan Thailand yang sedang meningkat penampilannya, atau India yang memang banyak pemain bagus. Jadi tidak akan mudah," kata Hendra.

Partai ketiga antara Jonatan Christie melawan Lanz Ralf Zafra, menjadi partai penentu bagi tim Indonesia. Jika Jonatan berhasil memenangkan partai ketiga, maka tim putra Indonesia dipastikan lolos ke babak semifinal. ***

wwwwww