Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu 'Ke Diri', Bukan Kediri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Ke Diri, Bukan Kediri
Senin, 17 Februari 2020 13:25 WIB
JAKARTA - Kediri, Jawa Timur, tengah ramai jadi perbincangan publik. Topik yang disoroti adalah masalah klenik wilayah yang diapit Gunung Kelud dan Gunung Liman itu.

Klenik itu bahkan disampaikan pejabat negara. Adalah Sekretaris Kabinet, Pramono Anung yang memulai. Tepatnya saat berkunjung ke Ponpes Lirboyo Kediri.

Mantan Sekretaris Jenderal PDIP itu mengaku telah melarang Presiden Joko Widodo pergi ke Kediri lantaran khawatir akan lengser pasca berkunjung. Dia mencontohkan peristiwa yang terjadi pada Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang lengser pasca ke Kediri.

Manatan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi membantah. Menurutnya, Gus Dur lengser bukan karena ke Kediri melainkan karena kepentingan politik.

Terlepas dari itu, dia ingin meluruskan klenik yang dipercaya Pramono Anung tersebut. Menurutnya, bukan Kediri yang jadi pantangan penguasa, melainkan “ke diri”.

“Ke diri, bukan Kediri (kota) yang jadi pantangan bagi penguasa,” terangnya kepada redaksi, Senin (17/2).

Artinya, urai Adhie Massardi, kekuasaan jangan hanya untungkan “ke diri” dan kelompok saja. Tapi harus berorientasi ke rakyat.

“Apalah artinya kekuasaan jika bukan buat sejahterakan (rakyatnya),” tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:rMOL.ID
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww