Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
20 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
6 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
6 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
7 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
6 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
3 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
Home  /  Berita  /  Papua

Pasca Rusuh Wamena, MPR: Pemerintah Sudah Bangun 193 Rumah dan 400 Kios

Pasca Rusuh Wamena, MPR: Pemerintah Sudah Bangun 193 Rumah dan 400 Kios
Selasa, 03 Maret 2020 14:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SENTANI - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menjelaskan, pasca kerusuhan yang melanda Wamena, Papua, Pemerintah sudah bergerak cepat termasuk membangun sejumlah rumah dan kios pertokoan.

Hal itu diungkapkan Bamsoet, saat melakukan kunjungan kerja ke Wamena bersama pimpinan DPR dan DPD RI, Selasa (3/3/2020).

"Pemerintah cepat tanggap sehingga memulihkan keadaan dengan pendekatan kesejahteraan akan dibangun, dibuatkan rumah 193 unit dan sudah selesai 20 rumah," katanya.

Pembangunan ini kata Bamsoet, juga melibatkan Kementerian PUPera, TNI, pemerintah daerah setempat, hingga pengusaha lokal. Pembangunan satu rumah, disebut Bamsoet, memakan waktu sekitar sebulan.

Selain itu, sejumlah kios juga dibangun kembali. Hal ini dimaksud agar aktivitas perekonomian kembali pulih. Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menegaskan pemulihan saudara sebangsa yang menjadi korban kerusuhan Wamena merupakan prioritas yang tak boleh dilupakan atas alasan apapun. Selain sarana dan prasarana infrastruktur publik seperti jalan, pasar, dan jembatan, pemulihan sarana perumahan warga juga perlu dipercepat pembangunannya.

"Demikian juga kios-kios yang direnovasi dan dikerjakan dibangun kembali sekitar 400 sudah hampir selesai 200 termasuk juga perkantoran dan pasar, mudah mudahan semua yang dilakukan pemerintah untuk sebesar besarnya kesejahteraan rakyat Papua," ujar politisi Golkar itu.

Bamsoet menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang dinilai cepat tanggap dalam memulihkan kembali infrastruktur yang hancur pasca-demo rusuh. Dia berharap demo rusuh tak terulang lagi.

"Kami dari MPR, DPR dan DPD memberi apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah yang tanggap dan cepat membangun prasarana dan sarana bagi korban kerusuhan kemarin semoga tak terjadi lagi. Tentu dengan peningkatan yang saya sampaikan tadi, kesejahteraan, keadilan," tandasnya.

Diketahui, kerusuhan Wamena terjadi pada (23/9) lalu. Sejumlah orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan itu. Para pelaku membakar sejumlah bangunan, termasuk kantor bupati di Wamena.

Sebelum ke Wamena, Bamsoet dan romobongan terlebih dahulu berkunjung ke Jayawijaya. Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Wakil Ketua DPD RI Sultan Najamudin, Ketua Forum Komunikasi dan Aspirasi MPR RI untuk Papua/MPR FOR PAPUA Yorrys Raweyai, serta para anggota DPR dan DPD RI Dapil Papua dan Papua Barat.

Hadir pula Kapolda Papua Paulus Waterpau, Bupati Jayawijaya Jhon Ricard Banua, Wakil Bupati Jayawijaya Martin Yogobi, Ketua DPRD Jayawijaya Mathias Tabuni, serta Komandan Korem 172/PWY Kol Binsar Sianipar.***


wwwwww