Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
22 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
16 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
3
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
18 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
4
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
18 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
5
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
15 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
16 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Survey Pilwalkot Ternate 2020, Merlisa Marsaoly jadi Kandidat Perempuan Ungguli Politisi Pria

Survey Pilwalkot Ternate 2020, Merlisa Marsaoly jadi Kandidat Perempuan Ungguli Politisi Pria
Merlisa Marsaoly. (Foto: Ist)
Sabtu, 07 Maret 2020 15:02 WIB
JAKARTA - Pilkada 2020 yang akan digelar serentak di berbagai daerah, semakin dekat. Partai politik di sebagian daerah masih membaca kandidat mana yang tepat untuk diusung sebagai Calon Kepala Daerah (Cakada).

Di Ternate, nama Mantan Ketua DPRD Kota Ternate 2014-2019, Merlisa Marsaoly masih mengungguli para bakal Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota yang notabene adalah kaum pria. Elektabilitas Merlisa Marsaoly, bahkan mengungguli nama-nama besar.

Hal itu terungkap dari survey yang digelar Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) pada 13 Februari-28 Februari 2020, pada 1.140 responden dari DDPT Pileg/Pilpres 2019 yag berjumlah 113.787 pemilih.

Sampel diambil di 7 kecamatan di kota Ternate secara proposional terhadap jumlah DPT setiap kecamatan sesuai sebaran dari 313 TPS pada saat Pileg/Pilpres 2019, dengan metode multistage random sampling, pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 2,8 persen.

Dari pengumpulan data melalui ywawancara tatap muka menggunakan kuesioner, Merlisa Marsaoly paling unggul dengan perolehan 18,6 persen.

Di bawahnya, ada Tauhid Soleman 9,3 persen, Rivai Umar 8,2 persen, M. Hasan Bay 7,8 persen, dan Abdullah Tahir 7,4 persen, Iswan Hasjim 6,2 persen, M. Yamin Tawari 5,1 persen, Ikbal Djabid 4,3 persen, Sidik Siokona 4,3 persen, Muhajirin Bailusy 3,4 persen.

Dalam keterangan persnya, Sabtu (7/3/2020), Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono Arifin mengungkapkan, "nama bakal calon Walikota Ternate lainya tingkat keterpilihannya di bawah 2 persen, sedangkan yang tidak memberikan jawaban untuk memilih sebesar 16,2 persen,".

Angka itu menjawab pertanyaan terbuka berupa "Seandainya pemilihan langsung Walikota Ternate dilaksanakan pada hari ini, siapa Walikota yang akan Ibu/Bapak pilih?". Ketika pertanyaan yang sama dilontarkan tertutup, perolehan nama Merlisa Marsaoly malah semakin tinggi, yakni sebanyak 21,9 persen.

Disusul dengan Tauhid Soleman 9,3 persen, Rivai Umar 9,9 persen, M. Hasan Bay 7,8 persen, Abdullah Tahir 7,9 persen, Iswan Hasjim 7,1 persen, M. Yamin Tawari 5,9 persen, Ikbal Djabid 5,7 persen, Sidik Siokona 4,9 persen, Muhajirin Bailusy 4,4 persen, Lukman S. Poli 2,6 persen.

"Dan bakal calon walikota ternate lainya tingkat keterpilihannya dibawah 2 persen. Sedangkan yang tidak memberikan jawaban untuk memilih sebesar 16,2 persen," kata Arifin.

Tren kecondongan pemilih terhadap Bakal Cakada dari kalangan perempuan memang makin tinggi dan terjadi tak hanya di Ternate. Mengutip pernyataan pemilih di Kota Tangerang Selatan Banten, pada GoNews.co beberapa waktu lalu, "kami masih ingin Airin, atau perempuan lain karena memang Airin sudah tidak bisa mencalonkan lagi,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Umum, Politik, DKI Jakarta, Maluku Utara

wwwwww