Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
19 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Sosialisasi 4 Pilar di Momentum Hari Perempuan Internasional, Jazilul Minta Fatayat NU Adaftif

Sosialisasi 4 Pilar di Momentum Hari Perempuan Internasional, Jazilul Minta Fatayat NU Adaftif
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: MPR RI)
Minggu, 08 Maret 2020 18:56 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa kaum perempuan merupakan salah satu pilar negara. Karena itu Jazilul berharap Fatayat NU bisa menjadi teladan dan pelopor pembangunan bagi para perempuan Indonesia.

Tidak hanya bisa membangun diri dan keluarganya, kata Jazilul, tetapi juga membangun perempuan dan masyarakat di sekitarnya.

"Negara akan kuat jika kaum perempuannya mulia dan kuat. Sebaliknya, jika perempuannya terbelakang dan tertindas, maka negara itupun akan mengalami kemunduran. Karena itu kita harus memberikan peluang seluas-luasnya, bagi para perempuan untuk membangun dan mengembangkan dirinya sendiri," kata Jazilul, Minggu, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2020.

Pernyataan itu disampaikan Jazilul Fawaid saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, dihadapan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Gresik. Acara tersebut berlangsung di Hotel Sapta Nawa Gresik, Minggu (8/3/2020). Ikut hadir pada acara tersebut Miftahul Jannah (PP Fatayat), Dewi Winarti (PD Fatayat provinsi Jawa Timur dan Ketua PC Fatayat Kabupaten Gresik Ainul Farodisa.

Menghadapi satu abad Nahdlatul Ulama, Jazilul mengajak Fatayat untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan roda organisasi. Karena kalau tidak, bukan tidak mungkin, dalam waktu yang tidak lama lagi, Fatayat akan tergilas oleh perkembangan zaman.

Jika sekarang zamannya media sosial, maka Fatayat juga harus mengambil peran di medsos. Fatayat harus mampu mengambil keuntungan dan kelebihan dari dunia maya. Dan tidak melulu mempertahankan metode lama yang sudah ditinggalkan generasi muda.

"Yang namanya kuat, itu bukan karena besar atau tinggi. Tetapi yang namanya kuat itu adalah kesanggupan menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Jadi, Fatayat pun harus mampu menyesuaikan dirinya dengan zaman sekarang," kata Jazilul menambahkan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Timur, DKI Jakarta, Metropolitan, PON, Badminton
wwwwww