Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
17 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
24 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
18 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
4
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
DPD RI
21 jam yang lalu
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
5
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
Kesehatan
24 jam yang lalu
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
6
'New Normal' saat Sekarang Disebut bisa Menjadi Dosa Kebijakan
DPR RI
22 jam yang lalu
New Normal saat Sekarang Disebut bisa Menjadi Dosa Kebijakan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Merapi Meletus 5 Kali dalam Tiga Hari

Merapi Meletus 5 Kali dalam Tiga Hari
Erupsi Merapi. (Gambar: Twitter)
Minggu, 29 Maret 2020 11:49 WIB
JAKARTA - Gunung Merapi kembali meletus pada Minggu (29/3/2020), dini hari. Gambar yang diunggah akun Twitter resmi BPPTKG menginformasikan, letusan terjadi pada pukul 00.19.47 WIB.

"Erupsi Gunung Merapi terjadi tanggal 29 Maret 2020 (mulai, Red) pukul 00:15 WIB. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 150 detik. Teramati tinggi kolom erupsi 1500 m. Arah angin saat erupsi ke Barat," bunyi keterangan yang tertulis dalam unggahan BPPTKG seperti dilihat GoNews.co Minggu, siang.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga mengimbau warga di sekitaran Merapi yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu agar tak panik.

"Tetap tenang 'nggih' warga Merapi. Tetap waspada namun jangan panik. Tingkat aktivitas waspada (level II). Jarak bahaya dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa," tulis akun resmi BPPTKG.

Laporan Antaranews.com menyebut, pada Sabtu (28/3/2020) pagi, gunung berapi aktif itu juga mengalami erupsi pada pukul 05.21 WIB dengan tinggi kolom 2.000 meter, pada Sabtu (28/3/2020), pukul 19.25 WIB kembali meletus dengan ketinggian kolom sekitar 3.000 meter dari puncak.

Gunung itu juga mengalami erupsi dua kali pada Jumat (27/3/2020). Erupsi pertama terjadi pada pukul 10.46 WIB dengan tinggi kolom 5.000 meter dan disusul erupsi berikutnya pada pukul 21.46 WIB dengan tinggi kolom 1.000 meter.***


wwwwww