Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Spaso Jadi Guru Bagi Kedua Buah Hatinya

Spaso Jadi Guru Bagi Kedua Buah Hatinya
Selasa, 14 April 2020 23:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Pemain Bali United FC, Ilija Spaso mendapat cobaan sejak meninggalnya sang istri tahun lalu. Kini, penyerang kelahiran Bar, Monetengro tersebut terpaksa menjadi ayah sekaligus ibu dari kedua buah hatinya, Dragan dan Irina Spasojevic.

Musim lalu, tidak banyak waktu yang dihabiskan Spaso dengan kedua buah hatinya tersebut. Sebab, dia masih menjalankan kewajibannya sebagai penyerang Bali United FC.

Dia harus berlatih dan bertanding. Sekarang di saat pandemi Covid-19 muncul dan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 dihentikan sementara waktu, Spaso memiliki waktu yang lebih banyak di rumah.

“Tentu ini kesempatan saya bisa bersama anak-anak. Sekarang anak-anak tidak sekolah dan saya tidak ada kegiatan juga di sepakbola. Biasanya rutinitas saya itu ikut latihan dan pertandingan, sehingga sulit untuk menghabiskan waktu bersama dengan anak-anak. Apalagi kalau pertandingan tandang, jelas sangat sulit untuk saya bisa bersama anak-anak,” bebernya.

Menurut Spaso, dia bisa menjadi guru bagi kedua buah hatinya selama di rumah. Apalagi sekolah diliburkan sementara waktu. Dia juga terlihat sering melakukan individual training ditemani langsung oleh anak pertamanya, Dragan.

Untuk menghilangkan rasa jenuh menurut Spaso cukup gampang. Dia hanya perlu waktu bermain dengan kedua buah hatinya saja.

“Saya sempat berpikir ingin beli PlayStation, tapi sekarang menurut saya bukan saatnya. Karena kalau sudah beli, saya tidak bisa fokus mengurus anak-anak,” tutup mantan pemain Bhayangkara FC tersebut.  ***

wwwwww