Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
15 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
13 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
13 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Corona Sudah Renggut 40.661 Jiwa di AS, Terinfeksi 759.086 Orang

Corona Sudah Renggut 40.661 Jiwa di AS, Terinfeksi 759.086 Orang
Ilustrasi virus corona. (kompas.com)
Senin, 20 April 2020 14:23 WIB
NEW YORK - Kematian akibat terinfeksi virus corona di Amerika Serikat (AS) sudah lebih 40.000 orang. Dalam 24jam terakhir, kematian akibat Covid-19 di AS nyaris 2.000 orang.

Dikutip dari detikcom, menurut data penghitungan yang dilakukan Johns Hopkins University seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (20/4/2020), sebanyak 1.997 kematian tercatat dalam sehari, sehingga total jumlah kematian terkait Covid-19 di AS hingga Ahad (19/4), mencapai 40.661 kematian.

Angka harian ini meningkat dari sehari sebelumnya, Sabtu (18/4) yang mencatat 1.891 kematian dalam waktu 24 jam.

Angka harian pada Ahad (19/4) ini dirilis di hari yang sama ketika Gubernur New York, Andrew Cuomo mengatakan, bahwa wabah corona di negara bagian itu telah ''melewati titik tinggi.''

Sebelumnya pada Rabu (15/4) waktu setempat, angka kematian harian di AS mencapai lebih dari 2.500, tertinggi di dunia sejak pandemi corona melanda.

Angka kematian akibat Covid-19 di AS hingga kini masih menjadi yang tertinggi di dunia. Begitu pula dengan jumlah kasus positif corona di AS saat ini adalah yang tertinggi di dunia, yang hingga Ahad (19/4) tercatat mencapai 759.086 kasus. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Internasional, Kesehatan
wwwwww