Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nasional

Evaluasi PSBB, Presiden Tekankan 3 Hal Penting pada Daerah

Evaluasi PSBB, Presiden Tekankan 3 Hal Penting pada Daerah
Presiden RI, Joko Widodo saat membuka Rapat Terbatas Laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/4/2020). (Gambar: Tangkapan layar video Setpres)
Senin, 20 April 2020 22:21 WIB
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo menggelar rapat terbatas secara daring bersama Wakil Presiden dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari Istana Merdeka, Jakarta. Presiden membuka rapat dengan meminta adanya evaluasi penyelenggaraan PSBB.

Dalam rapat yang berlangsung Senin (20/4/2020) itu, Presiden menyatakan pentingnya bagi Kepala Daerah untuk memggenjot pengujian sampel yang masif, pelacakan yang agresif, dan isolasi yang ketat warga masyarakat yang terpapar Vovid-19/Corona.

"Tiga hal ini yang harusnya sering, terus-menerus, ditekankan kepada seluruh daerah. Sekali lagi, pengujian sampel yang masif, pelacakan yang agresif, dan isolasi yang ketat," kata Presiden dikutip dari video Sekretariat Presiden.

Pantauan GoNews.co, video berdurasi 4.31 menit itu hanya berisi pembuka rapat dari presiden. Sementara laporan dari Gugus Tugas tidak ditayangkan, termasuk bagaimana evaluasi PSBB yang mengemuka di dalam rapat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww