Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
22 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
23 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
23 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
23 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
22 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Tanpa Lockdown dan Social Distancing, Swedia Berhasil Turunkan Kasus Covid-19, Ini Strateginya

Tanpa Lockdown dan Social Distancing, Swedia Berhasil Turunkan Kasus Covid-19, Ini Strateginya
Ilustrasi virus corona. (int)
Minggu, 26 April 2020 10:56 WIB
JAKARTA - Swedia berhasil menurunkan jumlah kasus Covid-19, meski pun tidak memberlakukan lockdown dan social distancing.

Dikutip dari detik.com yang melansir CNBC International, Swedia diketahui menjalanlkan srategi herd immunity untuk mengatasi wabah tersebut. Strategi ini dilakukan dengan cara membiarkan orang terpapar virus corona yang diharapkan mampu memunculkan kekebalan pada suatu kelompok. Meski begitu, strategi ini masih menjadi pertentangan di kalangan para ahli.

Namun, kepala ahli epidemiologi Swedia meyakini bahwa strategi ini tampaknya berhasil. Hasilnya pun disebut bisa dilihat dalam hitungan minggu.

''Di wilayah-wilayah utama Swedia, di sekitar Stockholm, kita telah mencapai peningkatan (dalam menangani kasus-kasus baru) dan kita sudah melihat efek herd immunity. Dan dalam beberapa minggu, kita bahkan akan melihat lebih banyak efek lagi,'' kata dr Anders Tegnell, kepala ahli epidemiologi di Badan Kesehatan Masyarakat Swedia.

''Dalam waktu beberapa minggu kita mungkin mencapai herd Immunity, dan kami percaya itulah sebabnya kita melihat adanya penurunan jumlah kasus secara perlahan, meskipun pengambilan sampel (pengujian untuk virus corona) semakin banyak,'' jelasnya.

Berdasarkan laporan worldometers, Swedia pada Ahad (26/4/2020) memiliki kasus Corona sebanyak 18.177 kasus. Sementara itu kasus kasus kematian dilaporkan sebanyak 2.192, sedangkan yang sembuh totalnya mencapai 550 kasus. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Internasional, Kesehatan
wwwwww