Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Basket

Memilukan, Tak Punya Penghasilan Akibat Corona, Buruh Pungut Beras Terserak di Jalan untuk Dimasak

Memilukan, Tak Punya Penghasilan Akibat Corona, Buruh Pungut Beras Terserak di Jalan untuk Dimasak
Seorang buruh migran memungut beras terserak di jalanan Malaysia. (detikcom)
Sabtu, 02 Mei 2020 10:28 WIB
JAKARTA - Sebuah foto memperlihatkan seorang pria tengah memungut beras yang terserak di tengah jalan beredar luas di media sosial.

Dikutip dari detikcom, foto memilukan itu diunggah pertama kali oleh YB Kasthuri Patto di Facebook. Pria yang memungut beras tersebut merupakan buruh migran di Malaysia.

Buruh migran itu terpaksa memungut beras terserak di jalan untuk dimasaknya, karena kehilangan pekerjaan dan tak punya penghasilan akibat lockdown yang diterapkan Malaysia untuk mencegah penyebaran virus corona.

''Ini mencengkram hatiku. Seorang buruh migran yang tidak memiliki penghasilan, mengambil beras dari jalan. Bungkusan itu berlubang dan beras akhirnya tumpah,'' tulis YB Kasthuri Patto.

Buruh migran itu berkata pada Patto, ''Tak apa-apa, saya cuci. Masih bisa dimakan.''

Di akhir unggahannya, YB Kasthuri Patto mengingatkan kalau kelaparan 'menyerang' semua orang dengan cara yang sama. Baik buruh migran, warga lokal, orang kaya, atau orang miskin.

Unggahannya dibanjiri komentar netizen. Kebanyakan berempati dengan kesulitan yang dialami buruh migran itu.

Malaysia memberlakukan aturan Movement Control Order (MCO) untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Sebelumnya juga beredar foto seorang pria yang memakai masker berlutut di jalan raya sambil memungut beras terserak.

Ia memungut beras tersebut dengan menyapukan kain ke jalanan. Beras yang terkumpul lantas dimasukkan ke dalam plastik di sampingnya. Pemandangan ini membuat banyak warganet merasa iba.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic, Basket
wwwwww