Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
19 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
16 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
13 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
18 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
20 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Ada Sejutaan Orang Miskin Baru di Tengah Pandemi

Ada Sejutaan Orang Miskin Baru di Tengah Pandemi
Masyarakat miskin saat menerima bantuan dari relawan. (Ilustrasi: Ist.)
Rabu, 13 Mei 2020 18:50 WIB
JAKARTA - Puskas (Pusat Kajian Strategis) BAZNAS dalam 'Proyeksi Kemiskinan Akibat Covid-19, Studi Kasus Daerah PSBB' memproyeksikan, terjadi penambahan 134.822 penduduk miskin baru pada kondisi ringan dan 866.713 orang pada kondisi berat di 20 wilayah PSBB (Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diberlakukan per 20 april 2020 lalu.

Hal itu diungkap Humas BAZNAS, Masud kepada wartawan Rabu (13/5/2020). Masud, merinci informasi yang sebelumnya disampaikan BAZNAS dalam konferensi pers bertajuk 'Aksi BAZNAS Ikut Atasi Krisis Covid-19', di hari yang sama.

Dalam siaran persnya, BAZNAS melaporkan bahwa pihaknya telah secara aktif turut menanggulangi dampak pandemi Corona/Covid-19 baik dari aspek kesehatan, maupun ekonomi.

Berbagai Tim BAZNAS, kata Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo, melakukan berbagai aksi dan program seperti, penyemprotan disinfektan di tempat publik, bantuan sembako keluarga, bantuan tunai untuk mustahik, membantu UMKM untuk bertahan melalui aktivitas bisnis daring, padat karya untuk masyarakat yang kehilangan pekerjaannya, hingga beasiswa untuk para mahasiswa.

"Saat ini jumlah kemiskinan meningkat akibat Covid-19, tapi BAZNAS melihat nampaknya masih ada masyarakat yang memiliki ruang ekonomi yang lebih baik," kata Bambang seraya mengajak lapisan masyarakat menengah dan atas untuk berzakat melalui BAZNAS.

Untuk diketahui, Presiden RI, Jokowi, juga telah berzakat melalui BAZNAZ pada Selasa (12/5/2020) kemarin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww