Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
12 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
11 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
14 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
12 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
DPR RI: 'New Normal' adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
DPR RI
13 jam yang lalu
DPR RI: New Normal adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
6
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
11 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Home  /  Berita  /  Umum

Seribuan Mahasiswa Terlantar Didorong Masuk Garda Terdepan Perangi Covid-19

Seribuan Mahasiswa Terlantar Didorong Masuk Garda Terdepan Perangi Covid-19
Ilsutrasi penyerahan bantuan untuk mahasiswa terlantar di Lenteng Agung. (Foto: Dok. GoNews.co)
Rabu, 13 Mei 2020 15:46 WIB
JAKARTA - Tim Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 mencatat, ada 1.073 mahasiswa perantau di Jabodetabek yang terlantar di tengah pandemi Corona/Covid-19.

Itu, data per Jumat (8/5/2020), berdasarkan laporan Cipayung Plus yang diterima TKR. Selain itu, masih ada 354 mahasiswa terlantar dalam catatan IKA UNJ, 183 mahasiswa terlantar dalam catatan Perkumpulan Mahasiswa Flores Timur, dan 100 mahasiswa yang perlu bantuan dalam catatan BEM DKI.

Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas Covid-19, Andre Rahadian, dalam rilis yang dikutip GoNews.co, Rabu (13/5/2020) mengungkapkan, semua data tersebut diverifikasi dan segera diberi bantuan.

"Para mahasiswa yang terdampak tadi, akan terus dipantau dan dibantu secara berkala oleh TKR. Dengan demikian, setidaknya mereka bisa tenang tetap berada di Jabodetabek. Tidak berpikir untuk memaksakan diri mudik," kata Andre.

Lebih jauh, lanjut Andre, "kita harapkan para mahasiswa perantauan ini ikut membantu TKR di baris terdepan, mengedukasi masayarakat sekitar agar mematuhi arahan pemerintah selama masa PSBB,".

Menangkap pesan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Pandemi Covid-19, bagi Andre, "para dokter dan petugas medis, bukan garda terdepan penanganan wabah Covid-19. Garda terdepan adalah masyarakat itu sendiri. Para dokter justru ada di garis belakang, mengobati korban di garda terdepan.

"Karenanya, kami Tim Koordinator Relawan (TKR), mengarahkan para relawan non medis bergerak ke garda terdepan. Memotivasi dan memberi penyuluhan masyarakat sebagai garda terdepan perang melawan Covid-19," kata Andre.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Pendidikan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww