Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  PON

Seribuan Mahasiswa Terlantar Didorong Masuk Garda Terdepan Perangi Covid-19

Seribuan Mahasiswa Terlantar Didorong Masuk Garda Terdepan Perangi Covid-19
Ilsutrasi penyerahan bantuan untuk mahasiswa terlantar di Lenteng Agung. (Foto: Dok. GoNews.co)
Rabu, 13 Mei 2020 15:46 WIB
JAKARTA - Tim Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 mencatat, ada 1.073 mahasiswa perantau di Jabodetabek yang terlantar di tengah pandemi Corona/Covid-19.

Itu, data per Jumat (8/5/2020), berdasarkan laporan Cipayung Plus yang diterima TKR. Selain itu, masih ada 354 mahasiswa terlantar dalam catatan IKA UNJ, 183 mahasiswa terlantar dalam catatan Perkumpulan Mahasiswa Flores Timur, dan 100 mahasiswa yang perlu bantuan dalam catatan BEM DKI.

Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas Covid-19, Andre Rahadian, dalam rilis yang dikutip GoNews.co, Rabu (13/5/2020) mengungkapkan, semua data tersebut diverifikasi dan segera diberi bantuan.

"Para mahasiswa yang terdampak tadi, akan terus dipantau dan dibantu secara berkala oleh TKR. Dengan demikian, setidaknya mereka bisa tenang tetap berada di Jabodetabek. Tidak berpikir untuk memaksakan diri mudik," kata Andre.

Lebih jauh, lanjut Andre, "kita harapkan para mahasiswa perantauan ini ikut membantu TKR di baris terdepan, mengedukasi masayarakat sekitar agar mematuhi arahan pemerintah selama masa PSBB,".

Menangkap pesan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Pandemi Covid-19, bagi Andre, "para dokter dan petugas medis, bukan garda terdepan penanganan wabah Covid-19. Garda terdepan adalah masyarakat itu sendiri. Para dokter justru ada di garis belakang, mengobati korban di garda terdepan.

"Karenanya, kami Tim Koordinator Relawan (TKR), mengarahkan para relawan non medis bergerak ke garda terdepan. Memotivasi dan memberi penyuluhan masyarakat sebagai garda terdepan perang melawan Covid-19," kata Andre.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Umum, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww