Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
11 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
11 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
10 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
7 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
14 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
11 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Warga Dihebohkan Kaburnya 10 Pasien Positif Covid-19 dan PDP dari Tempat Karantina

Warga Dihebohkan Kaburnya 10 Pasien Positif Covid-19 dan PDP dari Tempat Karantina
Petugas memakai APD lengkap membujuk pasien positif virus corona yang kabur dari tempat karantina di Ternate. (sindonews.com)
Kamis, 14 Mei 2020 15:40 WIB
TERNATE - Sepuluh pasien positif Covid-19 dan pasien dalam pengawasan (PDP) kabur dari tempat karantina di Hotel Sahid Ternate, Maluku Utara.

Dikutip dari Sindonews.com, mereka kabur karena rindu dengan keluarga nya dan merasa bosan setelah menjalani karantina selama 40 hari. Para pasien itu kabur melalui pintu belakang hotel pada siang hari.

Aksi kabur sepuluh pasien tersebut membuat heboh masyarakat Kota Ternate. Sebab, mereka berjalan keluar sambil membawa tas.

Polisi langsung mengalihkan arus kendaraan untuk menghindari kontak fisik dengan masyarakat.

Saat dicegat, mereka sempat adu mulut dengan petugas kepolisian dan Satpol PP.

Para pasien ini berhasil dikembalikan ke kamar masing-masing setelah petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap membujuk dan memberikan pemahaman kepada mereka.

Kepala Biro Protokoler Kerjasama dan Komunikasi Provinsi Maluku Utara, Mulyadi Tutupoho mengatakan, sudah beberapa kali para pasien tersebut berupaya keluar dari tempat karantina.

''Namun berhasil diketahui oleh petugas dan diberikan pemahaman. Tetapi mereka tetap bersikeras untuk keluar,'' katanya, Kamis (14/5/2020).***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Peristiwa, Kesehatan

wwwwww