Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
20 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
19 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
23 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
4
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
Peristiwa
19 jam yang lalu
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
Politik
19 jam yang lalu
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Gempa Mengguncang Aceh, Pendataan Dampak Terus Dilakukan

Gempa Mengguncang Aceh, Pendataan Dampak Terus Dilakukan
(Foto: Ist. via BNPB)
Kamis, 04 Juni 2020 16:03 WIB
ACEH - Gempa berkekuatan M 4,8 terjadi di Aceh pada Kamis (4/6/2020). Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) masih melakukan pendataan pascagempa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan kerusakan di Sabang. Laporan sementara mencatat kerusakan rumah di daerah Kelurahan Paya, Kecamatan Sukajaya, Sabang.

Gempa tersebut dirasakan masyarakat di Sabang, Banda Aceh dan Aceh Besar. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat, yakni guncangan yang dirasakan di Sabang III MMI serta Banda Aceh dan Aceh Besar pada II MMI.

Mengkutip pernyataan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, hasil monitoring BMKG hingga pukul 6.40 WIB sudah tercatat delapan kali aktivitas gempa. Aktivitas tersebut meliputi dua gempa pembuka atau gempa pendahuluan (foreshocks), selanjutnya gempa utama (mainshock) dan kemudian serangkaian lima gempa susulan (aftershocks).

Menurut Daryono, segmen sesar Aceh adalah salah satu segmen sesar aktif sehingga dapat terjadi akumulasi tegangan (stress) kulit bumi di bagian Utara Sesar Besar Sumatra.

"Setelah Gempa Aceh 2004 tampak di zona segmen Sesar Aceh ini aktivitas gempanya relatif sepi dari gempa signifikan," demikian keterangan Daryono dalam pesan digital yang diungkap Kapusdatin BNPB Raditya Jati, Kamis (4/6/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Aceh, DKI Jakarta, GoNews Group, Lingkungan, Peristiwa
wwwwww