Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  PON

Bersyahadat Setelah Penembakan Masjid, Tracy Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

Bersyahadat Setelah Penembakan Masjid, Tracy Diundang Raja Salman ke Tanah Suci
Tracy. (republika.co.id)
Jum'at, 19 Juni 2020 10:13 WIB
MAKKAH - Penembakan Masjid Christchurch di Selandia Baru yang menelan korban banyak umat Islam mendorong banyak non Muslim di Negeri Kiwi mempelajari Islam dan akhirnya bersyahadat. Salah seorang di antaranya adalah Tracy.

''Kebaikan terkadang keluar dari rahim kejahatan. Tragedi masjid Christchurch membuat banyak (orang) Kiwi memeluk Islam,'' kata Tracy, warga Selandia Baru yang memeluk Islam pada tahun lalu.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir Saudi Gazette, setelah kejadian teror terhadap umat Islam itu, Tracy mengaku tertarik dengan Islam. Dia melihat, betapa kuatnya hubungan yang terbangun antara sesama umat Muslim.

Tracy menuturkan, dia memiliki seorang teman perempuan Muslim yang menjelaskan Islam kepadanya. Dari teman perempuannya itu, Tracy banyak mendapatkan pengetahuan tentang agama Islam.

''Kunjungan saya di rumahnya adalah titik balik dalam hidup saya. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri kohesi yang kuat dari teman saya dan keluarganya. Ini membuat saya berpikir mendalam tentang Islam dan akhirnya membuat saya memeluk agama Islam,'' ujar Tracy.

Kemudian lanjut Tracy, teman muslimahnya itu mengajaknya ke sebuah masjid terdekat. Di masjid itulah Tracy akhirnya mengucapkan syahadat dan masuk Islam.

Pada tahun lalu, tak lama setelah menjadi mualaf, Tracy berkesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah. Tracy merupakan salah satu tamu dalam program Pelayan Dua Masjid Suci, Raja Salman.

Kerajaan Arab Saudi mengundang sejumlah Muslim dari berbagai belahan dunia untuk melakukan haji atau umrah. Tracy adalah salah satu dari 6.300 peziarah dari 73 negara yang merupakan tamu pribadi Raja Salman.

Pada saat haji itulah, Tracy baru mengatakan bahwa saat itu adalah hari paling bahagia dalam hidupnya. Untuk pertama kalinya, Tracy melihat bangunan suci Kakbah.

''Saya berada di Kakbah, sebuah tempat yang merupakan tempat paling suci di bumi. Hari itu merupakan hari-hari terbaik saya. Tidak ada perbedaan antara orang kulit putih dan kulit hitam atau orang Arab dan non-Arab,'' kata Tracy.***

Editor:hasan b
Kategori:PON
wwwwww