Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
16 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
21 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
20 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
21 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
20 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
20 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  DPR RI

DPR Dukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Nusantara

DPR Dukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Nusantara
Wakil Ketua DPR RI bidang Kordinator Industri dan Pembangunan, Rachmat Gobel (kiri). (Foto: Ist.)
Senin, 22 Juni 2020 17:13 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI, Rachmat Gobel, menegaskan pentingnya pemerataan ketersediaan energi siap pakai di berbagai daerah di Nusantara, guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Salah satu permasalahan yang dihadapi Indonesia belakangan ini adalah belum meratanya pemenuhan energi di beberapa wilayah, karena faktor geografis, atau di daerah-daerah yang sulit terjangkau. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dari pemerintah untuk bisa memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia di wilayah yang sulit terjangkau," kata Rachmat Gobel saat berdialog dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Ruang Kerjanya, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Wakil Ketua DPR RI bidang Kordinator Industri dan Pembangunan itu meyakini, jika pasokan energi listrik cukup, masyarakat akan produktif dan potensi ekonomi keluarga meningkat, taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. "Sehingga pendapatan daerah pun ikut bertambah,".

Sebagaimana diketahui dalam periode sebelumnya Pemerintah berkomitmen untuk merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35 ribu Megawatt (MW) dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019). Sementara dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) PT PLN (Persero) 2019-2028, penambahan infrastruktur ketenagalistrikan yang direncanakan dibangun sampai dengan tahun 2028 adalah: pembangkit tenaga listrik sebesar 56.395 MW, jaringan transmisi sepanjang 57.293 kms, gardu induk sebesar 124.341 MVA, jaringan distribusi sepanjang 472.795 kms, dan gardu distribusi sebesar 33.730 MVA.***


wwwwww