Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
19 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
4 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
3
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
5 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
5 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
6
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
4 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pemain Borneo FC Kumpul Juli Mendatang

Pemain Borneo FC Kumpul Juli Mendatang
Sabtu, 27 Juni 2020 00:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Keputusan PSSI melanjutkan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 disambut antusias Borneo FC Samarinda. Bila tak ada aral, skuat Pesut Etam kembali berkumpul akhir Juli mendatang.

Rencana tersebut dikemukakan Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin. Namun hal tersebut masih menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Sampai saat ini kami masih melihat situasi. Terutama perkembangan Covid-19," ucap Nabil.

Dijelaskan Nabil, sebenarnya kepastian jadwal kumpul tim belum diputuskan. Namun jika kompetisi dilaksanakan September atau Oktober, persiapan bisa dilakukan dua bulan sebelumnya.

"Akhir Juli harus sudah kumpul kalau memang kompetisi dilanjutkan. Tapi bisa saja berubah. Lebih cepat atau lambat," jelasnya.

Selain jadwal kumpul yang belum pasti, tempat berkumpul dan latihan urung ditentukan. Sebab jika kompetisi berpusat di Pulau Jawa, kemungkinan besar program dijalankan tak digeber di Samarinda.

"Jika semua sudah pasti, kami akan bergerak cepat. Saling berkoordinasi antara manajemen dan staf pelatih," pungkasnya. ***


wwwwww