Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Diselesaikan Secara Adat, TKA China yang Aniaya Karyawan Lokal di PT OSS Akhirnya Bebas

Diselesaikan Secara Adat, TKA China yang Aniaya Karyawan Lokal di PT OSS Akhirnya Bebas
Kamis, 30 Juli 2020 00:41 WIB
JAKARTA - Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) China berinisial Mr FZH yang menganiaya karyawan lokal di PT Obsidian Stainless Steel (OSS) bernama Imran, kasusnya tidak berlanjut ke proses hukum.

Sebab, kasus penganiayaan itu telah diselesaikan secara adat Tolaki dengan menghadirkan antara pelaku dan korban. Proses penyelesaian secara adat itu berlangsung di rumah adat makam raja Lakidende, Kabupaten Konawe.

"Persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses adat siang tadi. Sudah ada pernyataan tadi dibuat lagi oleh korban bahwa masalah itu tidak dilanjutnkan ke proses hukum," ujar Kasat Reskrim Polres Konawe, Iptu Husni Abda kepada Sultra News saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Husni menerangkan pelaku masih diamankan sementara di Polres Konawe sambil menunggu korban menyerahkan surat pernyataannya terkait kasus itu tidak dilanjutkan.

"Kita masih nunggu surat pernyataan itu dan nanti kalau sudah ada, ya kita tidak punya kewenangan lagi untuk mengamankan pelaku, karena masalahnya sudah diselesaikan secara adat," kata Husni.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan lokal dianiaya oleh TKA China berinisial Mr FZH di perusahaan PT OSS pada Selasa (28/7/2020) malam.

Korban mengalmi lukan pada bagian hidung hingga mengeluarkan darah akibat dianiaya oleh Mr FZH di area PT OSS.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:SultraNews
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Sulawesi Tenggara
wwwwww