Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
19 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
14 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
14 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Sansan Pur Bilang Pelatihan Online Belum Cukup Modal Persiapan

Sansan Pur Bilang Pelatihan Online Belum Cukup Modal Persiapan
Selasa, 18 Agustus 2020 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN - Pelatih fisik Madura United FC, Sansan Pur tidak mau berandai-andai mengenai waktu ideal yang dibutuhkan untuk mempersiapkan tim secara maksimal. Dia mengatakan kebugaran pemain ketika kembali merumput menjadi bagian penting dalam persiapan. Tetapi ada faktor lain yang Sansan utamakan, yakni kondisi performance pemain.

Kondisi performance pemain sendiri meliputi aspek teknik, fisik, dan psikis pemain di lapangan. Salah satunya feeling ball. Kondisi ini hanya bisa diketahui tim pelatih dengan melakukan observasi pada latihan di lapangan pertandingan.

Karena itu Sansan memastikan program latihan online yang dijalankan pemain bersama pelatih belum cukup untuk menjadi modal persiapan.

“Kalau hasil dari ini (latihan online) saya rasa mereka hanya menjaga kebugaran, belum menjaga performance,” ujar Sansan Pur.

“Performance hanya bisa dilihat dalam kondisi game. Sedangkan kebugaran atau kesehatan atau kondisi bisa dilihat dari kondisi individual training,” sambungnya.

Sansan melanjutkan untuk bisa memperkirakan waktu yang ideal dia butuh melihat kondisi pemain-pemainnya di lapangan. Nantinya dari hasil observasi akan diketahui bagaimana kondisi pemain secara keseluruhan. Baru kemudian tim pelatih yang menyiapkan program yang dibutuhkan pemain secara lebih efisien. “Iya sekalian menerka intensitas volume persiapan demi performance,“ paparnya.

Di sisi lain jika melihat status pemain Madura United ia merasa satu bulan sudah cukup untuk persiapan pemain. Tapi kembali lagi semua bergantung pada kondisi performance pemain.

“Untuk Liga 1 secara profesional bisa cukup, jika hasil observasi pemain terjaga kondisi performancenya," tandasnya. 

Laskar Sape Kerrab akan kembali aktif persiapan tim pada Jumat (20/8/2020). Latihan dilaksanakan secara tertutup dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ***


wwwwww