Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan

Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
PSS Sleman saat mengalahkan Borneo FC. (Ileague.id)
Selasa, 27 Oktober 2026 20:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - PSS Sleman gagal mencatat poin pada laga penutup pekan ketujuh Super League 2026/2027. Berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (27/10/2026) kemarin, skuat berjuluk Super Elang Jawa kalah dengan skor tipis 1-2 dari sang tamu, Borneo FC Samarinda.

Dua gol Borneo FC dicetak oleh Rahmad Dandy menit ke-38 dan Hugo Samir menit ke-75. Sedangkan satu gol balasan dari PSS dicetak oleh striker Matheus Fornazari di menit ke-85.

Pada laga ini, PSS sudah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-43 setelah bek asing Stefan Ashkovski diganjar kartu merah langsung oleh wasit.

Ini menjadi kekalahan kedua PSS saat berlaga di kandang sendiri. Dari tiga laga home yang sudah dijalani, PSS mencatat sekali menang dan dua kali kalah.

Pelatih PSS, Pieter Huistra mengatakan keluarnya Stefan Ashkovski mempengaruhi keseimbangan permainan yang dibangun oleh anak asuhannya. “Kalau kita lihat ke pertandingan, menurut saya, kedua tim bermain cukup berimbang. Dan setelah kartu merah, saya pikir keseluruhan dinamika dalam game berubah," kata Pieter Huistra saat jumpa pers usai laga.

Meski harus menelan kekalahan di kandang sendiri di hadapan ribuan suporter setianya, Pieter Huistra tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya.

“Kita juga lihat bagaimana para pemain tidak menyerah begitu saja. Bahkan saat kami tertinggal 1-0 dan bermain dengan 10 orang, kami mencoba untuk terus memberikan perlawanan. Kami mencoba mengambil risiko, menciptakan beberapa peluang, dan pada akhirnya kami kalah 1-2,” ucap Huistra lagi.

“Memang sedikit kurang beruntung, mestinya, setidaknya bisa meraih satu poin. Namun memang kartu merah itu adalah hal yang besar dalam pertandingan ini," ujar pelatih asal Belanda itu lagi.

Diakuinya, PSS perlu memperbaiki sejumlah aspek, khususnya di aspek pertahanan. Dia menilai PSS terlalu banyak memberikan peluang kepada Borneo FC pada awal pertandingan. “Kita harus bertahan lebih baik. Kita harus lebih rapat dan harus mencegah lawan mendapatkan ruang untuk melakukan umpan silang dan melepaskan tembakan," dia menegaskan.

Kekalahan dari Borneo FC membuat posisi PSS tak beranjak dari peringkat ke-15 papan klasemen sementara. PSS baru mengoleksi empat poin hasil dari tujuh pertandingan dengan sekali menang, sekali imbang dan lima kali kalah. ***

wwwwww