Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
24 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
24 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
5
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
24 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
6
Jose Enrique Tak Merasa Bersaing dengan Eduardo Barbosa dan Ernesto Gomez
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jose Enrique Tak Merasa Bersaing dengan Eduardo Barbosa dan Ernesto Gomez
Home  /  Berita  /  Olympic

Habib Taufiq: Banser Itu Dibuat NU untuk Jaga Ulama, Bukan Sebaliknya

Habib Taufiq: Banser Itu Dibuat NU untuk Jaga Ulama, Bukan Sebaliknya
Minggu, 23 Agustus 2020 21:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Jagat medsos digegerkan dengan video sejumlah anggota Banser, GP Ansor menggeruduk madrasah dan marah besar terhadap ustadz yang dituduh HTI dan khilafah di Rembang, Pasuruan.

Usai video tersebut viral dan mendapat tanggapan masyarakat luas, giliran Habib Taufik yang secara terang-terangan mempringatkan Banser.

Dalam video yang juga viral di media sosial itu, Habib Taufik menyampaikan nasihat cara menghadapi HTI yang merupakan sesama muslim.

"Cara menghadapi HTI (perlu cerdas). Dia muslim, tapi aqidahnya bukan Asy’ariyah. Hadapi mereka itu dengan ilmiah. Baru anda disebut orang yang cerdas. Bukan dengan otot," jelasnya.

"Bahas aqidahnya. Targetnya agar mereka itu paham dan kembali, atau jelaskan kepada orang awam tetang aqidahnya. Supaya mereka tidak tertarik aqidah mereka. Itu ilmiah. Dengan demikian Anda berarti amar ma’ruf dan nahi munkar," tambahnya.
Habib Taufik bahkan menjelaskan tujuan dibentuknya Banser dan Ansor.

"Banser-Ansor itu dibuat untuk memback-up ulama, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Hati-hati. Kalau ketua kamu ngajari kamu membenci kepada orang, itu keliru. Atau tidak sesuai dengan tujuan membackup ulama yang amar ma’ruf nahi munkar. Jangan mau nurut," jelasnya.

"Saya nasehati Anda, jangan mau nurut. Anda tidak punya apa-apa, Ketua kamu, itu mungkin punya banyak duit sekarang. Jangan mau nurut."

Kepada ketuanya, pun menurutnya harus diingatkan. "Awas hati-hati lho anda, mereka ini Banser (mestinya) kamu ajak itu membela ulama, membela habaib, tapi anda gunakan untuk menjaga gereja. Kita tidak setuju dengan orang yang menyerang gereja. Cuma bukan anda yang harus jaga gereja. Biar aparat," tegasnya.***

wwwwww