Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  SEA Games

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, 12 Warga Batam Terinfeksi Corona

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, 12 Warga Batam Terinfeksi Corona
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kurmaryadi. (int)
Senin, 24 Agustus 2020 13:17 WIB

BATAM - Dua belas dari 23 warga Batam, Kepulauan Riau, yang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di rumah sakit (RS), dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari detik.com, Dinas Kesehatan Batam awalnya menjemput 23 orang yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 tersebut untuk menjalani pemeriksaan di RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melalui rilis Sabtu, tengah malam, dari 23 orang itu,12 di antaranya positif terpapar virus corona.

Diskes masih mencari seorang warga yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah, yakni YHG. YHG kemungkinan juga terinfeksi, sebab dia membalurkan air liur jenazah ke mukanya.

Dalam rilis Gugus Tugas, 12 warga terkonfirmasi positif COVID-19 yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah tercatat sebagai kasus 455 hingga 467.

''Iya ada 12 orang positif,'' kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, seperti dilansir Antara, Senin (24/8/2020).

Rinciannya, enam orang dari mereka adalah pelajar lelaki dan perempuan berusia 11-16 tahun, kemudian tiga pekerja swasta berusia 40 tahun, 21 tahun, dan 60 tahun, dua orang ibu rumah tangga berusia 51 tahun dan 67 tahun, serta seorang wiraswasta berusia 44 tahun. Keseluruhannya berdomisili di Kecamatan Sekupang.

Masih berdasarkan catatan Gugus Tugas Batam, 12 warga itu telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi RSKI Covid-19 Pulau Galang dan kondisinya relatif stabil.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SEA Games
wwwwww