Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
24 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Fahri Hamzah Dorong Kemendikbud Gandeng Televisi Penuhi Hak Belajar Siswa

Fahri Hamzah Dorong Kemendikbud Gandeng Televisi Penuhi Hak Belajar Siswa
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah. (Foto: Ist.)
Jum'at, 11 September 2020 00:08 WIB

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk menggandeng stasiun televisi dalam mendukung pembelajaran siswa di masa Pandemi Covid-19.

"Dari pada sampeyan (Mendikbud Nadiem Makarim) sibuk beli gadget dan pulsa, mendingan wajibkan semua TV untuk menyiarkan acara pendidikan sampai 50%," ujar Fahri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Langkah ini, menurut Fahri, akan lebih efektif dalam memenuhi hak belajar sisa lantaran televisi hampir dimiliki oleh rerata rumah penduduk.

"Layar TV sudah ada di rumah penduduk tapi siarannya alamakkkk! Ayolah cerdas dikit napa bikin kebijakan!" kata Fahri.

Fahri menekankan pentingnya kreatifitas dalam membuat kebijakan yang efektif dan efisien. Kata Dia, "kan TV lokal juga banyak. Konten ada di Youtube dan Google. Daring kan juga bisa pakai studio TV lokal. Ada lah caranya. Masak sih kita kehabisan akal? Maksud saya, ini krisis sih krisis tapi TV-TV nggak kelihatan ada krisis kok. Ajarin rakyat dong, ini revolusi mental kan?".

"Saya tuh nonton TV negara-negara maju, memang isinya pendidikan semua. Tapi TV kita isinya kalau nggak sadis ya lucu, atau joget, atau sedih. Pagi diajak nangis, malam diajak ketawa. Ampun deh pendidikan Bangsa ku! Ini kan ada corona!" kata Fahri.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menandaskan, Negara adalah penyelenggara pendidikan rakyat, dan semua ijin frekuensi diberikan "untuk mencerdaskan kehidupan bangsa".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww