Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
19 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
3
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
21 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
4
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
5
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
19 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
6
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
20 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Ketua Umum PAN: Penusukan Syekh Ali Jaber Mungkin Terencana, Tidak Mungkin Dilakukan Orang Gila

Ketua Umum PAN: Penusukan Syekh Ali Jaber Mungkin Terencana, Tidak Mungkin Dilakukan Orang Gila
Minggu, 13 September 2020 22:42 WIB

JAKARTA - Sejumlah tokoh di Indonesia menyampaikan doa untuk kesembuhan Syekh Ali Jaber. Mereka pun mendesak kasus ini diusut tuntas.

Seperti yang disampaikan mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan lewat akun Twitternya ZULHasan.

"Mengecam keras penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Saya meminta aparat untuk mengusut tuntas motif di balik penusukan ini. Sangat mungkin ini kejadian terencana dan rasnaya tidak mungkin dilakukan orang gila/tidak waras."

Tokoh lainnya yang mengomentari kasus ini adalah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring.

"Syafaakallah syifaa an'ajilan, ustadzuna Syekh Ali Jaber. semoga lekas sembuh.." tulis tifsembiring.

Sebelumnya, dia menulis "Nah pelaku yg nusuk Syekh Ali Jaber ini pasti RADIKAL. Jangan justru curiga sama hafizh Al-Quran dan orang sholeh. Kasih tahu tuh yg ngomong radikal radikul kemarin...Thinking face. "UsutSampaiTuntas".

Selain para tokoh, netizen pun memberikan komentar serupa. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Saya kecam keras penusukan Syekh Ali Jaber. Saya mendesak untuk diusut tuntas, tidak hanya pelakunya tapi juga dalangnya," tulis musniumar.

"Detik-detik tragedi penusukan Ustadz SyekhAli Jaber di bandar lampung...habis ini pelaku di cek kejiwaannya dan hasilnya dinyatakan GILA..auto bebas dan ga dipenjara," tulis Abdul ajij.

"Masyaa Allah Sudah Ditusuk Masih Pula Syekh Ali Jaber Menyelamatkan Penusuknya Dari Amukan Massaa.. Berhati Mulis Beliau .. Syafakallahu Syekh Ali Jaber, dan semoga Pelaku Diberi Hukuman Yg Setimpal Atas Perbuatannya.." tulis Stevaniehuangg.

"Alhamdulillah keadaan Syekh Ali Jaber sudah baik. Kita doakan Beliau," tutur Husen Jafar.

Saat diwawancara oleh Tv One, Syekh Ali Jaber menceritakan tentang peristiwa penusukan tersebut. Berikut kronologinya:

1. Peristiwa terjadi saat Ustadz Ali Jaber baru saja meminta seorang anak untuk maju ke atas panggung. Ustadz, memanggil anak 9 tahun untuk dites bacaannya karena itu acara wisuda hafalan Al Quran.

2. Saat tahfiz cilik selesai membacakan Al quran keluarganya meminta untuk berfoto.

3. Kemudian, ada seseorang pemuda lari ke atas panggung. Dan menusukkan pisau ke Ali Jaber.

4. Untung Syekh Ali Jaber bisa menangkis tusukan itu.

5. Bagian atas tangan kanan Syekh Ali Jaber, terluka.

6. Syekh Ali Jaber kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan.

7. Tangan bagian atas Syekh Ali Jaber mendapat 10 jahitan.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk seseorang di halaman Masjid Falahuddin, Jl Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu, 13 September 2020 sore.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk seseorang di halaman Masjid Falahuddin, Jl Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu, 13 September 2020 sore.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Lampung
wwwwww