Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Nasional

Syekh Ali Jaber Ditusuk, MUI: Ini Permusuhan Terang-terangan Terhadap Ulama

Syekh Ali Jaber Ditusuk, MUI: Ini Permusuhan Terang-terangan Terhadap Ulama
Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan terkait penusukan terhadap dirinya. (republika.co.id)
Senin, 14 September 2020 10:15 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas menegaskan, penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber merupakan bentuk permusuhan terang-terangan terhadap ulama.

''Ini benar-benar mencerminkan tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama dan tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya karena akan merusak persatuan dan kesatuan serta akan menumbuhsuburkan kecurigaan di antara sesama warga bangsa,'' kata Anwar dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020), seperti dikutip dari detikcom.

Sambung Anwar, penusukan itu merupakan musuh kedamaian dan dan merusak persatuan.

''MUI benar-benar tidak bisa menerima perilaku dan tindakan ini karena yang namanya tindak kekerasan dan tindak penusukan itu adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan dan kesatuan,'' ujarnya.

Anwar khawatir peristiwa ini bisa menimbulkan syak wasangka yang liar. Karena itu, MUI setuju dengan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, kasus ini harus dibongkar. MUI mendukung pembongkaran jaringan yang menaungi pelaku.

''MUI sangat mendukung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang telah menginstruksikan agar aparat keamanan Lampung membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan dai kondang Syekh Ali Jaber,'' kata dia.

MUI berharap instruksi Mahfud MD dilaksanakan dengan baik oleh para penegak hukum. Masyarakat menantikan hasil pengusutan kasus ini.

''Untuk itu, kasus ini harus diproses secepatnya untuk diadili secara fair dan terbuka supaya tidak menjadi bola liar,'' ucap Anwar.

Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria pada Ahad (13/9) sore. Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber mengisi acara kajian di Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. Tangan kanan pendakwah itu terluka akibat tusukan. Pelaku langsung dibekuk jamaah dan diserahkan ke polisi.

Peristiwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ini pun mendapat kecaman dari Menko Polhukam Mahfud MD. Mahfud meminta aparat keamanan segara mengungkapkan identitas dan motif pelaku penusukan.

''Aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka,'' kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Ahad (13/9) malam.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Beladiri, Olympic, Nasional
wwwwww