Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
15 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
21 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  Nasional

Syekh Ali Jaber Ditusuk, MUI: Ini Permusuhan Terang-terangan Terhadap Ulama

Syekh Ali Jaber Ditusuk, MUI: Ini Permusuhan Terang-terangan Terhadap Ulama
Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan terkait penusukan terhadap dirinya. (republika.co.id)
Senin, 14 September 2020 10:15 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas menegaskan, penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber merupakan bentuk permusuhan terang-terangan terhadap ulama.

''Ini benar-benar mencerminkan tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama dan tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya karena akan merusak persatuan dan kesatuan serta akan menumbuhsuburkan kecurigaan di antara sesama warga bangsa,'' kata Anwar dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020), seperti dikutip dari detikcom.

Sambung Anwar, penusukan itu merupakan musuh kedamaian dan dan merusak persatuan.

''MUI benar-benar tidak bisa menerima perilaku dan tindakan ini karena yang namanya tindak kekerasan dan tindak penusukan itu adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan dan kesatuan,'' ujarnya.

Anwar khawatir peristiwa ini bisa menimbulkan syak wasangka yang liar. Karena itu, MUI setuju dengan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, kasus ini harus dibongkar. MUI mendukung pembongkaran jaringan yang menaungi pelaku.

''MUI sangat mendukung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang telah menginstruksikan agar aparat keamanan Lampung membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan dai kondang Syekh Ali Jaber,'' kata dia.

MUI berharap instruksi Mahfud MD dilaksanakan dengan baik oleh para penegak hukum. Masyarakat menantikan hasil pengusutan kasus ini.

''Untuk itu, kasus ini harus diproses secepatnya untuk diadili secara fair dan terbuka supaya tidak menjadi bola liar,'' ucap Anwar.

Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria pada Ahad (13/9) sore. Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber mengisi acara kajian di Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. Tangan kanan pendakwah itu terluka akibat tusukan. Pelaku langsung dibekuk jamaah dan diserahkan ke polisi.

Peristiwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ini pun mendapat kecaman dari Menko Polhukam Mahfud MD. Mahfud meminta aparat keamanan segara mengungkapkan identitas dan motif pelaku penusukan.

''Aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka,'' kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Ahad (13/9) malam.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa, Nasional

wwwwww