Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
Olahraga
12 jam yang lalu
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
2
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
Politik
11 jam yang lalu
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
3
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
Nasional
20 jam yang lalu
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
4
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin
Nasional
10 jam yang lalu
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin
5
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
Ekonomi
18 jam yang lalu
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
6
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Kesehatan
16 jam yang lalu
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Home  /  Berita  /  Politik

Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out

Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Ilustrasi (Detik.com)
Minggu, 20 September 2020 08:06 WIB

JAKARTA - Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengumumkan susunan kepengurusan partai pimpinan Ketum Prabowo Subianto itu untuk periode 2020-2025. Nama Habiburokhman masuk jajaran wakil ketua umum, sementara Arief Poyuono terpental dari posisi waketum.

"Jumlah anggota kepengurusan Partai Gerindra terbaru antara lain, Dewan Pembina berjumlah 89 orang, Dewan Penasehat berjumlah 48 orang, Dewan Pakar berjumlah 43 orang, dan Dewan Pimpinan Pusat berjumlah 292 orang," ujar Ahmad Muzani dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2020).

Dari jumlah tersebut pengurus laki-laki ada sebanyak 194 orang atau 66,44 persen. Sedangkan pengurus perempuan berjumlah sebanyak 98 orang atau 33,56 persen.

"Jumlah ini telah melampaui syarat yang telah disyaratkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik yakni keterwakilan perempuan minimal 30 persen," jelas Muzani.

Keputusan susunan kepengurusan Partai Gerindra terbaru tersebut telah diajukan dan disahkan Menkumham Yasona H Laoly lewat penerbitan Surat Keputusan Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra. AD/ART Gerindra memberi kekuasaan yang besar kepada Ketua Dewan Pembina untuk mengambil kebijakan-kebijakan internal dan eksternal partai.

Adapun Ketua Dewan Pembina Gerindra juga dijabat oleh Prabowo Subianto yang kembali dikukuhkan sebagai Ketum Gerindra pada 8 Agustus lalu itu. Muzani menyebut, kebijakan internal partai yang dimaksud di antaranya Prabowo Subianto bertanggung jawab untuk menata berbagai macam perkembangan partai agar dapat menghadapi perkembangan situasi politik.

Selain itu, Prabowo Subianto diberikan mandat penuh untuk mengambil keputusan yang dianggap penting, termasuk penetapan calon presiden, calon wakil presiden hingga calon menteri yang diajukan oleh Partai Gerindra. Dalam kaitan dengan internal, Prabowo sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina diberi mandat untuk menetapkan calon anggota DPR RI, calon anggota DPR Provinsi, calon anggota DPR Kabupaten/Kota, dan calon-calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang, dan selanjutnya beliau bertanggung jawab dan mengambil kebijakan-kebijakan internal lainnya.

Menkum HAM Yasonna Laoly juga menerbitkan Surat Keputusan Nomor N.AH-19.AH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Dewan Pimpinan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.

"Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan tersebut, AD/ART Partai Gerindra dengan kepengurusan baru dinyatakan sah oleh Pemerintah Republik Indonesia," kata Muzani.

Pada susunan kepengurusan yang baru, diketahui Gerindra kini memiliki Ketua Harian yang dijabat oleh Sufmi Dasco Ahmad. Dasco juga merupakan salah satu wakil ketua umum Gerindra. Selain itu, Waketum Sugiono juga diangkat sebagai wakil ketua harian Gerindra. Kemudian Bendahara Umum Gerindra dijabat oleh Thomas Djiwandono.

"Kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Menteri Hukum dan HAM yang telah mengesahkan AD/ART kepengurusan Partai Gerindra," jelas Muzani.

Wakil Ketua MPR itu juga menyampaikan sejumlah nama-nama pimpinan DPP Gerindra. Ia merinci nama-nama waketum Gerindra periode terbaru. Dalam jajaran waketum tersebut masuk nama Habiburokhman yang pada periode sebelumnya menjadi salah satu Ketua DPP.

Sementara itu, tak ada nama Arief Poyuono di jajaran waketum Gerindra. Sebelumnya Arief Poyuono menjabat sebagai Waketum Bidang Buruh dan Ketenagakerjaan.

"Kami hanya mengumumkan beberapa jabatan yang dianggap perlu karena jumlahnya 292 orang," kata Muzani.

Berikut daftar Waketum Gerindra terbaru:

1. Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan dan Pemenangan Pemilu: Sufmi Dasco Ahmad.

2. Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri: Fadli Zon.

3. Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi, Politik, Pemerintahan, Disiplin Partai dan Informasi Strategis: Sugiono.

4. Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup: Edhy Prabowo.

5. Wakil Ketua Umum Bidang Pertahanan dan Keamanan Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun.

7. Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Potensi Jaringan, Koperasi dan UKM: Ferry Juliantono.

8. Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaa: Drg Putih Sari.

9. Wakil Ketua Umum Bidang Pemuda, Perempuan dan Anak: Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

10. Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi: Habiburokhman.

11.Wakil Ketua Umum Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kesejahteraan Rakyat: Sumarjati Arjoso.

12. Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan dan Infrastruktur: Susi Marleny Bachsin.

13. Wakil Ketua Umum Bidang Agama: Muhammad Irfan Yusuf (Gus Irfan Yusuf Hasyim).

Muzani juga mengumumkan Susunan Dewan Pembina Gerindra. Daftarnya adalah sebagai berikut:

1. Ketua Dewan Pembina, Letnan Jenderal TNI Purnawirawan H Prabowo Subianto.

2. Wakil Ketua Dewan Pembina Hj Rahmawati Soekarnoputri.

3. Wakil Ketua Dewan Pembina, Hashim Suyono Djojohadikusumo.

4. Wakil Ketua Dewan H Sandiaga Salahudin Uno

5. Wakil Ketua Dewan Pembina H Ahmad Muzani.

6. Wakil Ketua Dewan Pembina Dr Ir Sufmi Dasco Ahmad.

7. Wakil Ketua Dewan Pembina Dr Edhie Prabowo.

8. Wakil Ketua Dewan Pembina Dr Fadli Zon.

9. Wakil Ketua Dewan Pembina H Desmon Djunaedi Mahesa.

10. Wakil Ketua Dewan Pembina Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono.

11. Wakil Ketua Dewan Pembina Angki Retno Djudianti Djokosantoso.

12. Sekretaris Dewan Pembina Sugiono

13. Wakil Sekretaris Dewan Pembina Prasetyo Hadi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Peristiwa
wwwwww