Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sebut Polisi Pengemis Berseragam, Sopir Truk Ayam Diciduk

Sebut Polisi Pengemis Berseragam, Sopir Truk Ayam Diciduk
Sopir bernama Joko Ristiawan (32) tahun ditangkap Polisi. (Foto: Istimewa)
Senin, 09 November 2020 18:31 WIB
SIDOARJO - Seorang sopir truk diamankan setelah menghina polisi. Sopir bernama Joko Ristiawan (32) itu menyebut polisi sebagai pengemis berseragam.

Hinaan itu diunggah Joko lewat akun facebook-nya, Joko Umbaran Unyil, dalam bentuk video. Video itu diberi caption 'Pengemis Berbaju Seragam di Km 759 Asu'.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 23 Sepetember 2020 sekitar pukul 06.00 WIB di Tol Sidoarjo km 759 arah Porong. Yang ditilang adalah seorang sopir truk ayam karena muatannya melebihi kapasitas.

"Dia berusaha memberikan suap terhadap petugas, namun oleh petugas ditolak dan tetap ditilang," ujar Sumardji kepada wartawan di Mapolresta, Senin (9/11/2020).

Sumardji mengatakan karena merasa kecewa terhadap petugas PJR, maka pria asal Ganuk, Semarang itu merekam di saat dia ditilang. Dalam rekamannya tersebut, si sopir mengeluarkan kata-kata yang berisi penghinaan terhadap polisi.

"Kemudian oleh pelaku hasil rekaman videonya itu diunggah di akun facebook Joko Umbaran Unyil, yang saat ini sudah di-takedown," tambah Sumardji.

Sumardji menjelaskan penghinaan terhadap polisi tersebut kemudian ditindak lanjuti. Pelaku ditangkap di wilayah Gresik, setelah sebelumnya di buntuti oleh anggota Satreskrim mulai dari Semarang.

"Pelaku akan di jerat pasal 45 ayat 4 UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE. Dengan ancaman penjara selama enam tahun," jelas Sumardji.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww