Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nasional

Polda Metro Jaya Pastikan Tindak Tegas Premanisme Ormas

Polda Metro Jaya Pastikan Tindak Tegas Premanisme Ormas
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran (tengah) dalam sebuah acara di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020). (foto: zul/www.gonews.co)
Jum'at, 04 Desember 2020 21:47 WIB
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menegaskan, pihaknya tidak akan segan melakukan penegakan hukum kepada organisasi masyarakat yang berperilaku seperti preman.

"Kami akan terus melakukan penegakkan hukum khususnya terhadap ormas-ormas yang berperilaku seperti preman ya," kata Fadil di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020).

Negara, kata Fadil, tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, radikalisme dan intoleransi. "Dan semua ormas yang berperilaku seperti preman akan kami tindak tegas,".

Sebelumnya diberitakan, kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya pengadangan terhadap aparat kepolisian oleh massa Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Beladiri
wwwwww