Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
2
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
MPR RI
16 jam yang lalu
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
3
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
GoNews Group
23 jam yang lalu
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
4
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
Nasional
20 jam yang lalu
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
5
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Ekonomi
21 jam yang lalu
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
6
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Peristiwa
18 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Home  /  Berita  /  Hukum

Guspardi Gaus minta Polisi Usut Tuntas Pembakaran Ponpes di Lamongan

Guspardi Gaus minta Polisi Usut Tuntas Pembakaran Ponpes di Lamongan
Garis polisi sudah dipasang di titik lokasi pembakaran di Ponpes Al-Furqon, Lamongan, Jawa Timur. (foto: ist. via jatimnow.com)
Senin, 11 Januari 2021 21:28 WIB

JAKARTA - Anggota Dewan Penasehat MEK Pimpinan Pusat  (PP) Muhammadiyah, Guspardi Gaus, meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Furqon, Lamongan, Jawa Timur.

"Dugaan pembakaran ini harus diusut tuntas dan temukan pelakunya," kata Guspardi, Senin (11/1/2020).

Guspardi yang juga legislator fraksi PAN DPR RI itu juga mengimbau warga Muhammadiyah dan semua pihak termasuk para tokoh agama untuk tetap tenang dan menahan diri.

"Jangan terpancing! Kita tunggu hasil investigasi dan penyelidikan dari pihak kepolisian," kata Guspardi.

Sebelumnya, pembakaran terjadi di Ponpes tersebut. Informasi dari pengasuh Ponpes Ma'had Al-Furqon serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Laren, Lamongan menyebut, aksi pembakaran diduga sudah direncakan karena terjadi dua kali dan hanya berselisih waktu sepekan yaitu pada Jumat (1/1/2021) di asrama putra dan diulangi di asrama putri pada Jumat (8/1/2021). Insiden kedua terjadi sekitar pukul 11.00 WIB hingga 11.40 WIB saat Jamaah shalat Jumat berlangsung.

Informasi yang dihimpun, insiden pembakaran pertama telah dilaporkan ke Polsek Laren. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Namun insiden serupa kembali terjadi dan menyasar empat unit rak sepatu sandal asrama putri, sepekan berikutnya.

"Kalau tidak ada unsur kesengajaan, masa sasaran dua tempat dengan objek serupa," kata Ketua LBH Muhammadiyah, Luqmanul Hakim.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Timur, DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Pendidikan, Hukum, Peristiwa, Umum
wwwwww