Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kompetisi Tak Boleh Berhenti, Marciano: Harus Ada Solusi di Tengah Pandemi

Kompetisi Tak Boleh Berhenti, Marciano: Harus Ada Solusi di Tengah Pandemi
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. (Foto: Antara)
Rabu, 03 Februari 2021 19:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kompetisi olahraga di Tanah Air tak boleh berhenti. Kejuaraan dan pertandingan harus terus berjalan apalagi tidak ada yang mengetahui kapan pandemi Covid 19 yag melanda dunia berakhir. Makanya, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman terus mendorong agar kompetisi bisa berjalan sesuai harapan masyarakat olahraga.

"Saya sepakat dengan pak Menpora Zainudin Amali bahwa kompetisi olahraga memiliki peran sangat penting bagi atlet dan masyarakat hingga perlu dilanjutkan," kata Marciano dalam Webinar "Harapan Olahraga Indonesia di Tengah Pandemi" yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Pusat, Rabu (3/2/2021).

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, kata Marciano, stakeholder olahraga, KONI, cabang olahraga, pemerintah, Satgas Covid-19, dan kepolisian harus duduk bersama agar bisa menemukan solusi. "Berhenti bukan solusi. Yang harus dijawab sekarang adalah bagaimana melaksanakan kompetisi di tengah pandemi Covid 19," tegasnya.

Dalam melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat, jelas Marciano, pihak kepolisian punya standar. Begitu juga Satgas Covid-19. Hal ini harus disatukan agar kompetisi yang menjadi ujung tombak pembinaan bisa dilanjutkan. "Sebagai pelaku olahraga, kita tidak boleh menyerah dan pasrah dengan keadaan. Harus dicari solusi yang tepat," ujarnya.

Diakui saat ini yang menjadi prioritas adalah keselamatan atlet. Bukan hanya vaksinasi dan swab tes perlu digalakkan. Namun, komitmen kelompok suporter juga harus bisa menghormati apa pun keputusan yang menjadi persyaratan memutar kompetisi. ***

wwwwww