Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Apkori Dukung Atlet Dapat Prioritas Vaksin

Apkori Dukung Atlet Dapat Prioritas Vaksin
Ketua Umum Apkori, Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto
Senin, 08 Februari 2021 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah memberikan vaksin dalam menghentikan penyebaran virus Covid 19.  Ada enam  prioritas yang dialokasikan untuk vaksin tersebut yakni tenaga medis, tokoh masyarakat, guru, aparatur, masyarakat rentan dan pelaku perekonomian.

Pemberian vaksin berdasarkan prioritas bisa dimaklumi karena memang jumlah yang tersedia masih terbatas. Makanya, Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) mendorong Pemerintah melalui Kemenpora untuk memasukkan para atlet dalam daftar prioritas pemberian vaksin.

"Apkori akan mendorong Kemenpora untuk memasukkan atlet dalam daftar prioritas pemberian vaksin untuk menjamin keikutsertaan pada event dunia dan regional. Apalagi, Indonesia akan tampil dalam Olimpiade Tokyo dan SEA Games Hanoi 2021," kata Ketua Umum Apkori, Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto yang dihubungi, Senin (8/2/2021).

Selain itu, kata Djoko Pekik yang juga mantan Deputi Kemenpora, pemberian vaksin ini dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang juga digelar tahun 2021. Pasalnya, PON akan melibatkan sekitar 7.000 atlet dari seluruh penjuru Tanah Air yang akan bertanding di 37 cabang olahraga.

"Kebutuhan vaksin bagi atlet ini sangat mendesak agar proses latihan di pemusatan latihan daerah yang telah dilalukan sejak beberapa waktu lalu bisa berjalan dengan baik. Jadi, mereka yang tampil di PON Papua bulan oktober tetap aman dan bebas dari paparan virus covid 19," jelasnya.

Djoko Pekik memperhitungkan 8.00 vaksin yang mendesak harus dipersiapkan. "Jumlah atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo sekitar 30 atlet, SEA Games Vietnam sekitar 800 atlet ditambah di PON sekitar 7000 atlet. Jad, total kebutuhan vaksin sekitar 8.000-an," jelasnya.

Untuk mendapatkan prioritas vaksin bagi para atlet pelatnas, kata Djoko Pekik, Kemenpora bisa mengajukan ke Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Nasional. Sedangkan bagi atlet pelatda di berbagai daerah diusulkan KONI Provinsi bersama Dispora kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov).

"Dengan pemberian vaksin ini atlet bisa maksimal menjalani latihan sehingga mampu meraih prestasi yang diharapkan baik untuk atlet nasional maupun atlet daerah," tandasnya. ***

wwwwww