Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
10 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
18 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya 'Perang'
Politik
20 jam yang lalu
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya Perang
4
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Politik
21 jam yang lalu
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
5
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
17 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
6
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
20 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Zainudin Amali: Beri Kesempatan Polri Pelajari Hasil Rakor

Zainudin Amali: Beri Kesempatan Polri Pelajari Hasil Rakor
Menpora, Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Rabu, 10 Februari 2021 20:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menpora, Zainudin Amali meminta masyarakat pecinta sepakbola bersabar menunggu ijin kompetisi. Pasalnya, Rapat Koordinasi (Rakor) tentang penyelenggaraan kegiatan sepakbola profesional (turnamen dan kompetisi) dan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat serta disiplin belum membuahkan hasil.

Rakor yang digelar di Wisma Kemenpora Jakarta, Rabu (10/2/2021) itu dihadiri Menpora, Zainudin Amali, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Covid 19, PSSI, KONI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB),

"Saya minta masyarakat pencinta sepakbola bersabar sebentar menunggu ijin kegiatan. Kita harus berikan waktu dan kesempatan kepada Polri untuk mempelajari dan mendalami hasil Rakor. Sebab, situasi saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19 yang sedang tinggi-tingginya," kata Zainudin Amali usai memimpin Rakor.

Ads

Menurut Amali, kegiatan apapun yang dilakukan oleh masyarakat harus sejalan dan mendukung upaya pemerintah mengatasi pandemi Covid 19 ini serta penerapan PPKM skala mikro.

"Saya yakin Polri akan mengeluarkan keputusan yang terbaik untuk kegiatan sepakbola di Tanah Air dan penanganan pandemi Covid 19. Kita harus percaya kepada Polri," imbuhnya.

Rakor yang berlangsung 3,5 jam itu diawali dengan pemaparan dari PSSI dan PT LIB secara lengkap dan detil tentang rencana kompetisi. Selanjutnya, Zainudin Amali mempersilahkan satu persatu peserta rpt mulai dr BNPB, Satgas Covid 19, KONI Pusat dan terakhir pihak Polri.

Pihak Polri memberikan respon, berupa tanggapan, masukan dan saran kepada PSSI dan PT LIB. Ada enam poin yang diajukan. Poin pertama, pertandingan tanpa penonton dan tidak boleh ada kerumunan di luar stadion maupun areal di sekitarnya. Kedua, tidak boleh ada yang melakukan nonton bareng (nobar) dimanapun.

Ketiga, Polri meminta siaran langsung televisi harus bisa menjangkau masyarakat dan media streaming lainnya harus bisa ditonton oleh masyarakat bahkan bisa ditonton lewat telepon selular.

Kempat, pertandingan dalam bentuk turnamen pra musim sebelum kompetisi dilaksanakan. Kelima, tempat pertandingan harus memperhatikan zona penyebaran pandemi Covid 19 (diusahakan tidak di zona merah). Dan, keenam, prioritas vaksin untuk atlet, pelatih dan semua komponen yang terlibat dalam pertandingan. ***

wwwwww