Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Brian Yang, Vito Melaju ke Perempatfinal
Olahraga
20 jam yang lalu
Kalahkan Brian Yang, Vito Melaju ke Perempatfinal
2
Surati Menkumham, Kapolri dan Menkopolhukam, AHY Minta KLB PD Ilegal di Sumut Dihentikan
Politik
18 jam yang lalu
Surati Menkumham, Kapolri dan Menkopolhukam, AHY Minta KLB PD Ilegal di Sumut Dihentikan
3
Kubu Pro dan Penolak KLB Demokrat Bentrok, Pegawai SPBU dan Sekuriti Terluka
Peristiwa
17 jam yang lalu
Kubu Pro dan Penolak KLB Demokrat Bentrok, Pegawai SPBU dan Sekuriti Terluka
4
Jika Moeldoko Berhasil Kudeta, Demokrat Bisa Dapat Jatah Menteri dari Jokowi
Politik
17 jam yang lalu
Jika Moeldoko Berhasil Kudeta, Demokrat Bisa Dapat Jatah Menteri dari Jokowi
5
Izin Laga Timnas Keluar, Iwan Bule: Hanya 272 Orang Yang Boleh di Lapangan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Izin Laga Timnas Keluar, Iwan Bule: Hanya 272 Orang Yang Boleh di Lapangan
6
Tok...! Moeldoko Ditetapkan KLB Kubu Kontra AHY Jadi Ketum Demokrat
Peristiwa
16 jam yang lalu
Tok...! Moeldoko Ditetapkan KLB Kubu Kontra AHY Jadi Ketum Demokrat
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Menpora Minta Semua Komitmen Ikuti Aturan untuk Jaminan Izin Liga

Menpora Minta Semua Komitmen Ikuti Aturan untuk Jaminan Izin Liga
Menpora, Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT. LIB, Akhmad Hadian Lukita
Kamis, 18 Februari 2021 19:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora, Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita  bersilaturahmi secara virtual dengan stakeholder olahraga di Wisma Kemenpora, Kamis (18/2/2021) siang.

Agenda pada pertemuan tersebut selain bersilaturahmi dengan pemilik klub 1dan 2, serta pimpinan suporter, juga membahas turnamen pramusim serta Liga 1 dan 2 musim 2021. Pertemuan itu diharapkan menjadi tolok ukur terkini untuk pihak kepolisian memberi rekomendasi serta izin resmi agar kompetisi sepak bola di Indonesia bisa bergulir.

Dalam kesempatan tersebut Menpora menyampaikan bahwa, sekarang ini tidak dalam kondisi yang normal sehingga butuh dukungan semua pihak termasuk dari pemilik klub dan seporter untuk mensukseskan turnamen ini.

Ads

"Kita harus memberitahukan kepada pemilik klub dan seporter bahwa kondisi sekarang ini bukan kondisi yang normal sehingga kita membutuhkan kebersamaan untuk menjaga ini. Kalau kita punya komitmen bersama untuk memajukan sepakbola dan melakukan kompetisi dengan baik maka kita harus menjaga bersama-sama. Kalau ini dilanggar akan ada saksi dari kepolisian. Karena itu saya harus menjamin turnamen ini bisa sukses," ujarnya.

Amali mengatakan bahwa, penghentian kompetisi ini sangatlah berat bagi PSSI dan LIB. "Saya saja yang hanya menyampaikan untuk meminta supaya Liga ini berhenti beratnya setengah mati. Saya tidak bisa membayangkan beban yang dipikul oleh Ketum PSSI dan Direktur LIB," jelasnya.

"Karena itu, dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa penghentian kompetisi bukan kesalahan PSSI maupun pengurus Liga, tapi ini karena situasinya. Tidak ada satupun yang bisa memprediksi bahwa jalan covid ini akan berakhir. Negara-negara lain juga melakukan itu, " tambahnya.

Ia melanjutkan, sekarang ini terbuka kesempatan untuk melakukan turnamen. Semoga dalam waktu dekat segera bisa dimulai, tapi perlu ada komitmen dari pemilik klub, pimpinan seporter, PSSI dan pengelola kompetisi untuk benar-benar melaksanakan apa yang sudah dikomitmenkan dengan pemerintah dan pihak kepolisian bisa dijalankan.

"Saya melakukan ini karena saya harus bisa menjamin bahwa, turnamen ini bisa jalan. Saya juga sudah melaporkan kepada Presiden bahwa PSSI dan LIB sudah siap mengelar turnamen maupun kompetisi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, " katanya.

Tetapi, lanjutnya, kalau ini tidak bisa dijaga bersama-sama maka tidak mungkin bisa sesuai yang kita harapkan. Karena itu, partisipasi, kontribusi dan keterlibatan dari pemilik klub dan pemimpin seporter sangatlah signifikan terhadap suksesnya penyelengaraan turnamen maupun kompetisi. "Karena itu, pertemuan ini untuk meminta komitmen dari kita semua untuk menjaga kepercayaan dari pemberi izin," tutupnya. ***

wwwwww