Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
Peristiwa
23 jam yang lalu
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
2
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
21 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
3
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
Peristiwa
23 jam yang lalu
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
4
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
Peristiwa
23 jam yang lalu
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
5
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
Sepakbola
15 jam yang lalu
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
6
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
Olahraga
15 jam yang lalu
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
Home  /  Berita  /  Umum

Kejar Jutaan Rupiah dari Rumah, Perempuan Penjual Masker Lirik Gim Online dan Bitcoin

Kejar Jutaan Rupiah dari Rumah, Perempuan Penjual Masker Lirik Gim Online dan Bitcoin
Ilustrasi pencarian gim online 2021 di playstore. (gambar: tangkapan layar)
Selasa, 23 Februari 2021 17:38 WIB
JAKARTA - L, Seorang perempuan penjual masker rumahan di pinggiran Jakarta mengaku mendapatkan 50 - 100 dollar Amerika Serikat (setara Rp0,7 - 1,4 juta) per 1 gim (game) online tiap bulannya. Ia bisa memainkan 10 gim dari gawainya.

Itu potret sebelum pandemi, di masa pandemi Covid-19 saat ini Ia memilih untuk mencari gim online lain yang lebih bervariasi, dan beradaptasi. Tak hanya gim, Ia juga mengaku tertarik dengan Bitcoin.

"Aku maunya (gim, red) dollar 4, Btc (Bitcoin) 3, gim lokal (rupiah, red) 2," kata L kepada GoNews.co, Selasa (23/2/2021).

Saat ini, kata perempuan berparas mirip etnis Thinghoa itu, Ia tengah beradaptasi dengan beberapa gim dan aplikasi baru. Untuk Bitcoin, Ia mengaku baru saja masuk karena tergiur harga yang terus naik, "tapi aku belum main,".

Menurutnya, ragam cara bermain dan mencari uang secara digital itu adalah langkah yang menarik untuk ditempuh saat ini.

"Tanpa harus kerja di luar tapi menghasilkan, kan! Apalagi di masa pandemi yang susah, game-game banyak yang menghasilkan uang," kata Dia.

Tiap gim dan aplikasi digital, kata dia, punya skema menghasilkan uang yang berbeda untuk para penggunanya. Ada aplikasi yang memberi keuntungan uang kepada penggunanya hanya dengan cara menonton atau mengajak orang lain untuk menggunakan aplikasi tersebut.

"Aku ada yang Rp52 ribu (per satu orang yang berhasil diajak menjadi pengguna baru, red)" kata dia.

L, sebelumnya dikenal sebagai sosok perempuan yag kritis mengenai situasi dampak pandemi di lingkungannya, termasuk soal bansos (bantuan sosial) yang beberapa kali Ia sinyalir terjadi praktik tak sesuai aturan.

Bagaimana, tertarik mengikuti jejaknya? Alih-alih berharap bantuan dari pemerintah seperti bansos (bantuan sosial), mandiri menghasilkan uang secara digital mungkin bisa menjadi pilihan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Umum
wwwwww