Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Jaga Daya Beli Masyarakat saat Pandemi, Pemerintah harusnya Punya Terobosan Baru

Jaga Daya Beli Masyarakat saat Pandemi, Pemerintah harusnya Punya Terobosan Baru
Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono. (Foto: Istimewa)
Rabu, 24 Februari 2021 14:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengingatkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Pemerintah perlu membuat terobosan baru sebagai langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya terhadap konsumsi kebutuhan sehari-hari, dengan tetap memastikan harga komoditas tetap stabil mengingat kondisi pandemi akan mempengaruhi daya beli masyarakat," kata Nono Sampono, Rabu (24/2/2021) di Jakarta.

Selain itu, Nono Sampono juga meminta agar penyaluran program perlindungan sosial dan melanjutkan program padat karya tunai agar lapangan kerja dapat segera terealisasikan.

Ia mengatakan, pengadaan program padat karya tunai juga bisa memanfaatkan dana desa dan dikhususkan untuk membantu masyarakat desa yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa program padat karya yang dapat dilakukan tersebut misalnya peningkatan irigasi kecil, perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi.

Namun, Nono Sampono mengimbau, pelaksanaan program tetap sesuai protokol kesehatan yang telah diberlakukan. "Saya ingatkan agar pelaksanaan padat karya tunai ini menjalankan protokol kesehatan yang ketat, menjaga jarak, memakai masker. Sehingga pelaksanaan program padat karya tunai tidak mengganggu upaya kita dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas Nono.***

wwwwww